Thursday, August 17, 2017

Jakarta Walking Tour with JakartaFoodTraveler

Selasa 15 Agustus 2017 kami bergabung dengan Jakarta Food Traveler yang mengadakan agenda Jakarta Walking Tour yang mengulik seluk beluk Menteng. Hampir semua yang dikunjungi berhubungan dengan Presiden.

Rutenya adalah:
Museum Naskah Proklamasi - Gereja Ayam- Taman Surapati - Sekolah Obama + Jajan2 ala sekolahan - Rumah Dinas Gubernur DKI - Rumah Cendana Soeharto - Martha Cake Shop (cake shop langganan pejabat2) - Tugu Kunskring.


Jam 9.00 kami siap di depan gedung apartemen untuk menunggu jemputan grab.
Kami berangkat bersama Annette dan Domi dari Kelapa Gading.
Sementara itu Abi dan Anin cemal-cemil sarapan sembari menunggu.

Tak hentinya Abi bertanya tentang rute perjalanan JWT kali ini. Sementara Anin tak hentinya mondar-mandir, lompat-lompat, naik turun di konblok dan rerumputan sekitar situ. Yah biarlah heboh sendiri.


Titik kumpul pertama JWT, sebagai destinasi pertama, adalah di Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jl. Imam Bonjol. Perjalanan dari Green Pramuka ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi sekitar 20menit. Sesampainya di sana sudah hampir semua peserta JWT berkumpul. Setelah briefing, kami bersama-sama memasuki museum.



 


Di sini kami diajak untuk mengenang kembali momen bersejarah Perumusan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia, negara kita tercinta.
Ada Kak Ari yang sangat menyenangkan sekali dalam menjelaskan sejarah tersebut termasuk segala benda sejarah yang ada di dalam museum yang ternyata adalah rumah asli dari Laksamana Muda Tadashi Maeda di tahun 1920.
Nuansa rumah ini bergaya Eropa dengan pilar besar,Interior di lantai 1 sudah merupakan replika yang diambil dari kondisi sebenarnya di masa itu. Sementara di lantai 2 masih banyak peninggalan asli milik para pahlawan kita.











Destinasi kedua adalah Gereja Paulus Jakarta. Gereja ini dikenal juga sebagai Gereja Ayam, karena ada antena penunjuk arah di atas atap yang ujungnya diletakkan patung ayam.
Antena ayam ini tampak dari Museum Perumusan Pancasila Lantai 2.
Gereja Ayam ada dua di Jakarta, yang dekat Pasar Baru dan juga di Gereja Paulus ini.



Gereja ini memiliki orgel, alat musik gereja sejak abad ke-3 di Eropa, dan masih digunakan dalam kebaktian di gereja ini. Pada jaman penjajahan, gereja ini menjadi gereja pusat kota yang sangat ramai sebagai tempat berkumpulnya orang-orang penting Negara kita.
Saat ini masih ramai dikunjungi juga, termasuk beberapa pejabat dan artis ibu kota.

Destinasi ketiga, adalah Taman Surapati.
Taman ini dulunya adalah tempat berkumpul anak-anak muda pada tahun 1920.
Sangat strategis memang lokasi taman ini,  berada di antara tiga jalan utama, yaitu Jalan Teuku Umar, Jalan Diponegoro, dan Jalan Imam Bonjol.



Saat ini, Taman Surapati ini menjadi tempat berkegiatan umum setiap harinya. Paling ramai adalah di Hari Minggu, ada Komunitas Musik Kotaseni yang membuka pelatihan musik akustik seperti biola, gitar, dan perkusi di sore hari. Dan masih banyak komunitas lain dengan kegiatan yang seru lainnya.
Selain itu, banyak peninggalan patung artistik atau monumen yang merupakan hadiah dari pejabat luar negeri, namun ada 1 karya pemahat Tanah Air kita.

Dilansir dari Wikipedia, perancang monumen itu adalah sebagai berikut:
Monumen "Perdamaian, Harmonis, dan Bersatu" : Lee Kian Seng (Malaysia)
Monumen "Semangat ASEAN" : Wee Beng Chong (Singapura)
Monumen "Perdamaian" : Sunaryo (Indonesia)
Monumen "Persaudaraan" : Nonthivathn Chandhanapalin (Thailand)
Monumen "Keharmonisan" : Awang HJ Latirf Aspar (Brunei Darussalam)
Monumen "Kelahiran Kembali" : Luis E. Yee Jr. (Filipina)



Di sekitaran taman ini juga ada jajanan gerobak yang lumayan menggoyang lidah.
Biasanya di minggu sore ada tahu gejrot yang enak sekali.

Destinasi keempat adalah Sekolah mantan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama di SDN Menteng 01. Sempat menjadi perhatian orang-orang di sekitar tempat itu, karena heran anak usia sekolah ini malah jalan-jalan dan jajan-jajan di jam sekolah hehe...



Pada umumnya di depan sekolah banyak jajanan. Di sekolah ini juga ada.
Ada es doger yang sangat terkenal sejak dulu enaknya. Langsung deh kami beramai-ramai menghujani penjual es doger hingga kewalahan. Terik siang hari itu memang pas untuk disejukkan dengan es doger.
Ada juga somay dan sotomie yang tidak kalah enaknya. Selain itu di malam hari, ada penjual nasi goreng gila yang kono katanya juga super enak.

 
Destinasi kelima adalah mengunjungi Jalan Cendana dan Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta.
Sambil menuju ke destinasi keenam yaitu Martha Cake.


Jalan Cendana, adalah jalan yang sangat terkenal di jaman pemerintahan Pak Soeharto.
Konon katanya, jalan ini tertutup untuk umum dan hanya boleh dilewati sama keluarga Cendana dan tamu2 yang sudah ada janji.

Di jalan ini ada tukang baso tersohor juga, namanya Bakso Cendana.
Penjual-penjual inilah yang menjadi orang yang paling terupdate dengan kabar terbaru keluarga Cendana.
 


Berhubung di sepanjang jalan adalah rumah-rumah pejabat penting, maka kita dilarang untuk banyak berfoto. Perjalanan di destinasi ini lumayan menguras tenaga karena lebih jauh dari destinasi sebelumnya. Anak-anak yang sudah berjalan lebih dulu sampai merebahkan diri di trotoar sejenak.



Sampai juga ke destinasi keenam ini.
Martha Cake Shop ini katanya terkenal di kalangan pejabat dan sosialita.
Paling terkenal adalah Chocolate Mocha Nougat Lemon.


Tempatnya tersembunyi dan tidak terlalu luas sebenarnya. Bersambungan dengan rumah sang pemilik toko ini.

Destinasi ketujuh sebagai tujuan terakhir adalah Tugu Kunstkring Paleis, di jalan Teuku Umar.
Tak dikira, bahwa tugu ini telah berusia 100 tahun. Bangunan kuno Eropa yang sangat gagah dan elegan tampak indah dari luar. Di dalamnya dijadikan restoran kelas atas (fine dining restaurant) dan galeri seni. Menu restoran ini adalah nuansa barat, seperti steak dsb.
 
Sayang sekali kami tidak bisa melihat keindahan restoran karena sedang digunakan untuk acara rapat sebuah partai. Jadilah kami mengunjungi galeri seni saja yang ternyata cukup unik.
Dari tas, lukisan, pajangan mini dan besar, patung, gelas cantik, miniatur produk terkenal, dll.
 



Cukup panjang perjalanan kami kali ini bersama JWT.
Terhitung 4km kami berjalan kaki berpetualang dengan jalan-jalan dan bangunan-bangunan bersejarah di sekitarnya, termasuk wisata kuliner.
Thank you Ira Latief dan tim JWT yang mengajak kami berpetualang.
Sampai bertemu di petualangan selanjutnya.

-Tuhan Memberkati-

Sunday, July 30, 2017

Cooking Class STP Sahid

Memasak adalah salah satu dari berbagai kemampuan diri yang secara nyata akan ditantang dalam keseharian kita. Kemampuan memasak ini tidak perlu terfokus pada gender. Baik laki-laki maupun perempuan tidak ada salahnya untuk belajar memasak. Paling tidak kemampuan memasak yang paling mendasar, seperti merebus air, membuat telur, memasak nasi, memasak mie, menggoreng kentang, mengupas dan mengiris, mengocok dan mengaduk, dan teman-temannya.

Mendapat kesempatan untuk belajar memasak bersama seorang Koki Senior dari Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid sangat menarik. Kesempatan ini kutawarkan kepada Abimanyu, dan Abi mau mencobanya dengan alasan "kan aku suka makan.. hehe".
Kesukaan Abi untuk berwisata kuliner memang tidak perlu ditanya lagi. Suka sekali ketika diajak berpetualang dan ada mencoba makanan baru.

Program cooking class ini akan berjalan selama 10minggu dengan 1x ujian akhir.
Kelas dimulai sejak 15 Agustus 2017 dan berakhir pada 30 September 2017.
Materi yang diberikan dalam bentuk teori dan praktek.

Tampaknya dari sini Abi akan mendapatkan banyak pelajaran, tidak hanya tentang memasak.
Namun Abi memperoleh pengalaman untuk:
1. Bagaimana Abi bekerja sama dengan partner kerja (1 meja masak 2 anak) selama 10minggu
2. Bagaimana Abi mendengarkan instruksi dari Koki lalu mengaplikasikannya di meja masak
3. Bagaimana cara menyajikan makanan dengan baik termasuk alat-alat memasak
4. Konsistensi dan tanggung jawab Abi juga ditantang
5. Kemampuan untuk fokus/konsentrasi dan menahan sementara pikiran yang lain
6. Kemampuan motorik halus sangat ditantang juga
7. Bagaimana berinteraksi dengan orang lain yang lebih tua di dalam area "sekolah"
8. Abi belajar juga tentang ukuran dan satuan dan istila/kosa kata baru




Selain itu, ada 1 tugas sederhana yang diwajibkan untuk Abi, yaitu membuat worksheet 1 resep yang dilakukan di rumah. Dengan worksheet ini Abi secara otomatis belajar membuat portfolio untuk bidang memasak.
“...no one is born a great cook, one learns by doing.”
Julia Child, My Life in France


Begitulah kira-kira pepatah yang cocok dengan proses belajar Abi saat ini.
Selamat berpetualang dengan bahagia Mas.








-Tuhan Memberkati-

Thursday, July 27, 2017

Jakarta Aquarium Neo Soho

Ada destinasi wisata baru di Jakarta yang mirip dengan Sea World.
Jakarta Aquarium ini terletak di Neo Soho lantai Lower Ground (LG), Tanjung Duren, Jakarta  Barat. Bersebalahan dengan Mall Taman Anggrek dan Central Park.

Mengusung tema "swim down to the big aquarium", JA ini memberikan kemanjaan pada mata kita tentang berbagai macam hewan yang ada di laut. Banyak jenis ikan hias yang ditunjukkan di dalam aquarium besar, dengan desain sedemikian rupa mirip habitat aslinya.

JA buka setiap hari di jam 10.00 - 20.00 wib.
Harga Tiket untuk Reguler adalah Rp. 175.000,- dan Premium adalah Rp. 225.000,- baik untuk weekday maupun weekend.

Desain interior sangat keren dan indah. Membawa anak semakin semangat dan terpukau untuk mengenal hewan-hewan cantik ini. Keluarga Ikan Pari dan Ikan Hiu yang tampak jelas sekali di kaca akuarium membuat anak-anak betah berlama-lama memandangi mereka.
Satu lagi yang membuat anak-anak heboh adalah Ikan Kerapu Raksasa. 
Ada jellyfish yang memancarkan warnanya. Ada kuda laut juga, anemon, bintang laut.
Selain jenis ikan, JA mengajak kita juga untuk mengenal otter, iguana, landak, ular phyton, katak, dan masih ada beberapa hewan lain.

Lebih penasaran lagi anak-anak dibuatnya ketika melihat papan bertuliskan 5D.
Tak sabar pastinya mengajak ke sana, bahkan sampai 2x karena pengunjung tidak terlalu ramai. Seru mengikuti show 5D ini. Kita diajak masuk ke dasar laut yang dibuat animasinya oleh JA berdasar kondisi di lautan Raja Ampat.













Rekomendasi deh tempat ini.
Asyik untuk wisata keluarga ke sini.


-Tuhan Memberkati-

Sunday, June 18, 2017

Berpetualang di Kidzania - 3rd

Tak terasa sudah melewatkan 3 tahun setelah terakhir mengunjungi Kidzania di tahun 2014.
Ceritanya di sini:
http://www.warnawarnikami.com/2014/06/berpetualang-di-kidzania.html
http://www.warnawarnikami.com/2014/07/berpetualang-di-kidzania-2nd.html

Promo tiket masuk anak dan dewasa adalah Rp. 75,000.
Harga tiket normal untuk hari biasa: Usia <6 150="" 50.000="" 6-16="" dan="" tahun="Rp." usia="">16 tahun = 100,000.
Untuk Weekend, harga tiket masing-masing naik Rp. 50,000 dari Harga Normal.
Untuk Hari Libur Nasional, harga tiket naik lagi Rp. 50,000 dari Harga Weekend.

Kali ini Abi berpetualang bersama teman-teman tanpa aku mendampinginya.


Dari awal mengantri di depan loket bersama grup untuk mendapatkan gelang sebagai tiket masuk, lalu melewati security check point dengan bekalnya, dan kemudian memilih wahana yang dapat dimainkan dalam waktu 5 jam.

Beberapa wahana sudah dicoba Abi ketika berpetualang 3 tahun lalu dan ternyata dia masih ingat. Dari cerita Abi yang sangat berapi-api, dia menunjukkan kebanggaannya ketika sanggup berpencar dari temannya karena memilih wahana berbeda. Walaupun sempat panik karena agak tersesat, tapi akhirnya Abi menemukan kembali grupnya.

Petualangan Abi adalah sebagai berikut:

1. Wahana BRI Banking, belajar menabung dan membuat ATM.

2. Wahana Aqua, belajar tentang proses penyulingan air dari gunung hingga menjadi air minum yang diminum oleh masyarakat pada umumnya.

3. Wahana Kompas, menjadi reporter dan belajar membuat berita yang kemudian dicetak dalam bentuk surat kabar.

4. Wahana Motor, membuat SIM C dan belajar naik motor.

5. Wahana Mobil, membuat SIM A, karena SIM yang dulu entah kemana.

6. Wahana Farmasi, belajar memilih racikan obat dan cek apakah obat ini cocok atau sesuai dengan resepnya.

7. Wahana Metro TV, belajar menjadi reporter untuk tayangan televisi.

8. Wahana Cleaning, Abi mengulang lagi membersihkan kaca. Katanya, "mumpung kosong dan masih ada sisa waktu".


Berhubung sendirian di dalam, jadi tidak ada dokumentasi deh.
Namun aku salut dengan keberaniannya dalam mengambil keputusan di setiap wahana yang dipilihnya termasuk bagaimana mengurus diri sendiri di dalam tempat bermain tersebut.


Image may contain: 14 people, people smiling
Photo is taken from FB Stephanie Marvella



Kapan-kapan kita main berempat ya Mas..


-Tuhan Memberkati-


Wednesday, June 14, 2017

Anin Suka Menyanyi

"Panteeesssss.... kan mama papanya suka nyanyi..."
Begitulah reaksi spontan kebanyakan orang ketika mendengar Anin menyanyi.
Ya mungkin memang begitu. Sejak dalam kandungan, Anin kuajak mondar-mandir melatih paduan suara dan vokal grup di beberapa tempat. Dari latihan hingga tampil di acara pernikahan ataupun misa syukur. Bahkan sampai Anin lahir, masih juga digendong kemana-mana untuk bernyanyi.

Di usia 1 tahun, Anin menunjukkan kesukaannya pada musik melalui mata dan goyangan sederhana badannya. Dia akan terhenti sejenak dari kegiatannya ketika ada musik lalu bergoyang. Seolah merasakan "oh ada musik..." (menurutku sih).

Anin mulai menyanyi ala kadarnya menjelang usia 2 tahun dan sekarang ini sudah lebih lancar untuk lagu-lagu anak baik Indonesia maupun Inggris. Sebagian Anin belajar dari video youtube dan lainnya belajar dari kami.

Nada yang dinyanyikan Anin pun pas dengan lagunya. Ekspresi dalam bernyanyi jangan ditanya deh. Kadang berlebihan sampai alisnya naik-naik begitu. Kalau diminta untuk menyanyi lebih keras, mulutnya ikut mringis. Hanya saja. ketika lagunya bernada minor atau sedih, maka otomatis Anin akan gagal menyanyi dan memilih menangis. Hehe..

Anak-anak memang suka menyanyi pada dasarnya. Apalagi kita mengajak mereka dengan menyanyi disertai mimik muka yang heboh, pasti lebih suka. 
Membaca di https://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/2013/03/manfaat-menyanyi-untuk-anak.html, salah satu hal yang menarik adalah bahwa menyanyi ternyata sangat baik untuk kesehatan anak. 

Professor Graham Welch, seorang Profesor dari sekolah musik di Institut Pendidikan, Universitas London, Inggris, mengungkapkan: 
"bernyanyi ternyata merupakan kegiatan yang menyehatkan bagi seseorang"

Bernyanyi itu menyehatkan, karena :
  • Bernyanyi merupakan sebuah aktivitas senam yang mampu meningkatkan pasokan oksigen ke aliran darah di seluruh tubuh dan meningkatkan efisiensi sistem kadiovaskular (jantung), sehingga menyehatkan jantung.
  • Ketika bernyanyi aliran oksigen mengalir lebih lancar ke seluruh tubuh anak,  meningkatkan kemampuan refleks dan kewaspadaan anak.
  • Saat bernyanyi, hampir sebagian besar otot-otot di sekitar perut (diafragma) akan bekerja dan ini dianggap sebagai latihan yang sangat baik untuk otot tubuh bagian atas, termasuk latihan pernafasan dan latihan pada otot jantung dan paru-paru.
  • Dengan bernyanyi, ekspresi anak muncul, lebih lega dan semangat lagi. Aktivitas bernyanyi juga mampu menurunkan tingkat stres anak melalui kerja sistem endokrin tubuh anak yang berhubungan dengan perasaan merasa nyaman, hangat, dan lebih baik. 
  • Bernyanyi mampu membuat perasaan lebih baik karena dilepaskannya hormon endorfin ke seluruh tubuh saat anak bernyanyi dengan ceria, sehingga sangat baik bagi kesehatan psikis anak.
  • Di US Journal of Behavioral Medicine (berdasarkan studi di Universitas Frankfurt, Jerman) menyebutkan bahwa menyanyi dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Para peneliti melakukan tes darah pada anggota kelompok paduan suara profesional di Frankfurt, tes darah dilakukan 60 menit sebelum dan sesudah latihan menyanyi. Dari penelitian tersebut, diperoleh bahwa konsentrasi imunoglobulin A, protein yang ada dalam sistem imun tubuh manusia yang berfungsi sebagai antibodi ternyata meningkat dengan signifikan selama kegiatan menyanyi berlangsung. Hal ini tentunya juga terjadi terhadap anak-anak, dengan kegiatan menyanyi mereka akan meningkatkan daya tahan tubuh mereka terhadap penyakit.

Selain itu, bernyanyi juga bermanfaat sebagai terapi. Terapi apa saja?
  1. Menyanyikan "vokal a" pendek misalnya "aahh" selama 2 – 3 menit dapat membantu mengusir kegundahan. Menyanyi akan melepaskan oksigen keseluruh tubuh, melepaskan hormon endorfin yang bisa memperbaiki mood.
  2. Menyanyikan "vokal e" panjang dapat menstimulasi kelenjar pineal, kelenjar yang mengontrol jam biologis tubuh manusia dan dapat meningkatkan kewaspadaan.
  3. Menyanyikan "vokal e" pendek dapat menstimulasi kelenjar tiroid yang dapat mensekresi hormon yang mengatur kecepatan sistem pencernaan dalam tubuh.
  4. Menyanyikan "vokal o" panjang di lautan dapat menstimulasi pankreas yang mengatur gula darah. Hal ini berarti menyanyi juga dapat menurunkan kadar gula darah.
  5. Menyanyikan "vokal double O" (O dua kali) dapat memperkuat imunitas dan mengaktifkan limpa yang mengatur produksi sel darah putih.

Wah, ternyata banyak sekali ya manfaatnya, tidak hanya untuk anak-anak namun juga untuk kita yang dewasa. Yuk kita bernyanyi!


video
Anin yang tidak tahan untuk tidak bergoyang saat mendengar lagu


video
Anin 2.5th menyanyikan Lagu "If You're Happy" sambil bergoyang


video
Anin 2th menyanyikan Lagu Topi Saya Bundar & Finger Family



-Tuhan Memberkati-

Tuesday, June 13, 2017

Belajar Melalui Sebuah Proyek di Gunung Mas Puncak

Salah satu proses belajar dalam keseharian homeschooling Abimanyu adalah belajar melalui sebuah proyek.

video

 
Sebelum memulai sebuah proyek, kami akan berdiskusi bersama tentang topik proyek yang akan dilakukan. Beberapa waktu lalu Abi menyampaikan kepada kami bahwa dia ingin jalan-jalan ke kebun teh. Weekend kemarin keinginan itu bisa terwujud.

Kami memilih tempat di Graha Gunung Mas di Puncak. Tempat menginap yang asri dan bisa langsung jalan-jalan ke kebun teh di sekitar villa. Ketika aku mencoba menghubungi pihak Gunung Mas tentang tempat menginap, ternyata ada diskon 50% dalam promo ramadhan mereka. Wah, kebetulan sekali ini.

Abi memutuskan trip ke kebun teh di Gunung Mas ini sebagai proyeknya.
Caranya adalah dengan mem-video-kan apa saja yang ada di Gunung Mas.
Abi belajar cara memotret, cara membuat video, bercerita dengan runtut, lalu mengenal obyek yang ada di sekitar Gunung Mas tersebut.
Lalu nantinya Abi belajar mengedit video yang kemudian akan diunggah ke media sosial.

Salut juga dengan Abimanyu yang dengan gigih mencoba mendokumentasikan setiap obyek yang ditemuinya juga mencari tahu informasinya di google atau bertanya kepada orang. Termasuk menceritakan dengan detil apa obyek tersebut.


Suasana asri di sekitar penginapan Gunung Mas sangat indah

Proses Abi membuat video

Abi bertanya kepada petugas hotel tentang angkutan umum yang lewat

Gunung Mas ini sangat asri dan sejuk juga tenang.
Cocok bagi tujuan liburan keluarga yang ingin "lari" sejenak dari rutinitas kota.
Ada kamar hotel standar dan VIP yang cukup lebar untuk 4 orang, ada juga bentuk rumah tersendiri yang cukup untuk 8-10 orang.
Untuk grounding anak dan orang dewasa juga sangat aman dan nyaman.

Spot di dekat kantor marketing yang bagus juga untuk foto
Penginapan Gunung Mas dikelilingi oleh perkebunan teh. Ada yang di atas, ada juga yang di bawah. Perkebunan di atas petaknya kecil-kecil dan kita melewati desa penduduk terlebih dahulu.  Sementara perkebunan teh di bawah lebih luas.

Berfoto di perkebunan teh yang terletak di dekat penginapan

Perkebunan teh yang ada di seberang penginapan


Kami menginap di sana saat bulan puasa, sehingga tidak mendapatkan kesempatan untuk merasakan menu masakan ala Gunung Mas. Namun secara keseluruhan Gunung Mas ini sangat recommended untuk berlibur, bermain dan belajar.


-Tuhan Memberkati-