Tuesday, August 2, 2016

Raport Homeschooling Abimanyu 2015

Baru saja tersadar bahwa aku telah melewatkan proses review terhadap perjalanan homeschooling Abi tahun 2015 kemarin. Ada anggota keluarga baru yang hadir di tahun itu memberi kesibukan baru yang seru.

Menurutku adalah penting untuk mereview proses HS yang kita jalankan bersama, dan idealnya setiap tahun. Bisa juga secara mendetil review dilakukan 3 bulanan atau 6 bulanan. Kembali lagi pada model keluarga masing-masing.

Tahun 2015 merupakan tahun kedua Abi bersekolah rumah di usia 6 tahun.
Perkembang dari tahun kemarin belum tampak terlalu signifikan.
Namun dengan hadirnya Baby Anin, kondisi yang berbeda dari sebelumnya membawa kami kepada ritme keseharian yang pastinya berbeda pula. Penyesuaian besar perlu dilakukan Abi juga.
Dari yang semua waktu kami untuknya, menjadi sebagian waktu ada untuknya.


-------------------------------------------------------------------------------------------------

RAPORT HS ABIMANYU TAHUN 2015

Perkembangan Kemampuan Diri

Kemajuan yang tampak di usia 6 tahun ini adalah ketika Abi menyiram tanaman lebih rata kemudian mengembalikan selang seperti semula dengan rapi.
Menyiapkan alat makan dan mengambil makanannya sendiri mulai Abi pelajari. Sekaligus mengukur kemampuan perut atau sinyal laparnya.
Memakai jaket, mengancinkan celana jeans, memakai tas, dan packing telah selesai dipelajari Abi dengan baik. Tinggal memakai kaos kaki dan memasang sepatu bertali.

Tambahan kemampuan diri tahun ini adalah menjaga Baby Anin. Ketika mama perlu memasak atau mencuci baju atau belanja ke depan, Abi bertugas menjaga atau menemani Baby Anin.



Perkembangan Fisik Motorik

Semakin besar pastinya!
Di usia 6 tahun tinggi Abi hampir 130 cm dan berat badannya sekitar 35 kg.

MOTORIK KASAR
Abi mulai menunjukkan kemampuannya melompat lebih tinggi, misalkan dari tangga kelima atau naik pohon agak tinggi dibandingkan sebelumnya. Namun kontrol gerakan tubuh terhadap sekitar masih perlu ditingkatkan. Seperti menjatuhkan barang atau menabrak benda atau juga menyenggol orang lain.
Gerakan fisik yang memerlukan waktu lebih lama juga perlu diperkenalkan ke Abi untuk menjaga stamina juga pernafasan. Stretching yang Abi lakukan setiap pagi perlu peningkatan.

MOTORIK HALUS
Abi sudah mulai menulis agak rapi dengan huruf besar dan kecil. Namun memang proses menulis masih jarang kami terapkan, hanya mengikuti keinginan Abi. Paling sering dilakukan adalah menggambar dan mewarnai, dan di usia ini mulai tampak lebih komplit dan gambarnya mampu menceritakan sesuatu.
Permainan lego, lasy, dan block mulai berkembang dengan bentuk-bentuk yang baru.


Perkembangan Kognitif

Perkembangan intelektual, perkembangan sosio-emosional, bahasa, dan memori Abi di tahun 2015 masih sama dengan tahun sebelumnya. Hanya level pemahamannya sudah bertambah lagi.
Misalkan ketika Mama perlu menemani Baby Anin di kamar untuk tidur, Abi belajar untuk menerima dan akan bermain ruang tengah dengan tenang beberapa saat sampai Mama menyatakan aman.
Bahasa Inggris mulai menjadi kosakata tambahan dalam keseharian dan menjadi bahan diskusi juga.
Pengelolaan emosi Abi mengalami sedikit penurunan. Tapi aku sangat paham, ketika ada saatnya Abi merasa aku terlalu lama "bersama" Baby Anin.


Perkembangan Moral dan Spiritual

Proses yang kami jalankan masih sama dengan tahun kemarin.
Diskusi lebih dalam tentang kehidupan mulai sering terjadi yang terkait dengan apa yang Abi alami.
Masih perlu banyak peningkatan dalam hal ini.
Terutama untuk menjelaskan aksi dan reaksi yang perlu dilakukan di setiap kasus yang dihadapi.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sempat melihat cara seru mereview perjalanan hidup kita. Aku lupa waktu itu dimana menemukan cara ini.
Aku coba terapkan ke Abi sambil ngobrol santai. Bagus juga untuk bahan obrolan dan Abi bisa mengungkapkan dengan baik.




Pernyataan Abi yang membuatku kaget sekaligus terharu adalah di bagian "Kenangan Terindah".
Ternyata momen kelahiran Baby Anin sangat berkesan baginya.
Terimakasih ya Mas.
Terus Semangat!

-Tuhan Memberkati-


Nuansa Eropa di Farmhouse Lembang

Sementara waktu sebelum berkunjung ke daerah Eropa sana, kita bisa mencicipi suasana bergaya Eropa di Farmhouse Lembang.

Farmhouse terletak di Jalan Raya Lembang No. 108. Dari kejauhan sudah nampak tulisan FARMHOUSE di depan area wisata ini. Udara yang sejuk semakin melengkapi suasana di sana.
Memasuki area depan Farmhouse, kita disambut dengan area parkir yang rapi dan rimbun penuh pohon juga bersih. Harga tiket masuk adalah Rp. 20,000,- dapat ditukarkan dengan susu farmhouse atau sosis bakar.

Menapaki jalan masuk menuju area wisata Farmhouse, kita disambut dengan suara gemericik curug/air terjun mini yang sangat jernih. Serasa ingin nyebur deh. Pemandangan indah pertama adalah kesenian dari kayu. Berbagai bentuk artistik dari batang pohon terpampang di pinggir jalan setapak dan memanjakan mata kita.
Sampai di ujung nanti akan ada toko kerajinan yang menjual berbagai souvenir.

Sebelum sampai di ujung, ada semacam gapura dan jalan lain menuju area cinta. Aku lupa namanya.
Area ini bertemakan cinta. Sehingga dimana-mana ada lambang cinta, termasuk gembok cinta dan pohon cinta, bahkan ada juga sumur keberuntungan (cinta) kalau aku tidak salah ingat.
Banyak sekali gembok yang dipasang di pagar gembok cinta sebagai tanda bahwa mereka telah datang ke tempat wisata ini. Banyak spot foto bagus di sini, seperti rumah hobbit salah satunya.





Melanjutkan perjalanan, kita bisa melihat rumah gaya Belanda sebagai tempat toko oleh-oleh. Dari baju, sepatu, makanan, dan pernak-pernik lain. Oya, toiletnya juga sangat bersih dan rapi. Kami tidak memasuki toko ini dan memilih untuk melanjutkan perjalanan.

Area selanjutnya adalah tempat berbagai hewan berkumpul.
Kami diperbolehkan memberi mereka makan dan bermain bersama mereka.
Ada sapi, kambing, ayam kate, kalkun, angsa, iguana, bunglon, marmut/kelinci, dan hamster yang ditempatkan dengan baik.
Mengikuti jalan setapak setelah area  hewan ini, kita akan menemukan bunga-bunga indah tertata rapi dan area kosong yang luas untuk mengambil foto.




Sementara itu, di sisi yang lain tampak sebuah bangunan bernuansa cowboy. Lagu-lagu country pun diputarkan dengan keras melalui speaker yang menghibur para pengunjung. Anin dan Abi cukup lama mondar-mandir menikmati area ini.

Ketika perut sudah mulai membunyikan alarmnya, restoran yang terletak di dekat toko oleh-oleh dapat menjawabnya dengan baik. Suasana resto ini sangat cozy dengan kursi sofa lembut, nyaman sekali untuk istirahat setelah berjalan jauh menapaki area demi area. Menu yang ditawarkan variatif dari menu Eropa sampai Indonesia.

Aku merekomendasikan tempat ini untuk melepas kepenatan dengan suasana yang nyaman.
Lebih enak berkunjung di siang menjelang sore hari, dimana sinar matahari sudah mulai meredup.

-Tuhan Memberkati-

Friday, July 22, 2016

Puas di De'Ranch Lembang

Mumpung jalan sampai ke daerah Lembang, kami menyempatkan mampir bermain di De'Ranch.
Sementara papa Aji perlu menjalankan tugasnya untuk cek proyek yang sedang dikerjakan di Lembang, maka saatnya kami mengeksplorasi yang ada di sekitarnya.

De'Ranch merupakan salah satu tujuan utama para wisatawan ketika sedang berada di Lembang.
Keunikan utama yang membuat De'Ranch lain dari tempat wisata lain adalah kuda dengan nuansa cowboy dan area rumput yang sangat luas. Terletak di Jalan Maribaya 17 Kayuambon, tempat ini sudah agak di atas dan tentunya udara sejuk semakin dapat kita rasakan.

Kami sampai lokasi sekitar jam 10.00, kondisi cukup ramai. Matahari bersinar sangat cerah namun udara sejuk tetap semilir menyentuh kulit. Area parkir cukup luas dengan tanah terjal yang masih alami.
Tiket masuk ke area De'Ranch adalah Rp. 10,000,- /orang kalau tidak salah ingat dan bayi tidak dihitung.

Fasilitasi yang bisa kita dapatkan di sana sangat banyak. Detil informasi De'Ranch bisa dilihat di www.deranchlembang.com.
Abi langsung mengedarkan pandangan matanya kemana-mana. Memandangai hamparan rumput luas seolah ingin berguling di sana. Apalagi Anin, dimana ada tangga pasti akan dilewatinya lebih dari 5 kali.
Ditambah ada danau lengkap dengan perahu kayuhnya. Wah kegirangan deh.

Pertama, kami naik Delman dengan membayar Rp. 30.000/ putaran/ 3 orang. Begitu delmannya jalan Anin malah nangis. Belum terbiasa dengan goncangan akibat jalan terjal yang kami lalui dengan kuda sepertinya.
Setelah itu, Abi ternyata penasaran dengan rasanya naik kuda sendiri. Abi pun beli tiket sendiri Kuda Tunggang – Rp. 25.000/ putaran/ orang, lalu mengenakan kostum cowboy.
Dari wajahnya yang senyam-senyum terus tampak kalau Abi sangat puas bisa naik kuda.





Melanjutkan petualangan, kami bertiga mencoba naik perahu kayuh.
Masuklah kami ke perahu kecil yang bergoyang-goyang. Saatnya kami menjaga keseimbangan dan saat itu pula Anin mulai kuatir. Setengah putaran saja cukup membuat Anin merengek. Tidak nyaman rupanya.
Ya sudah. Anin jalan-jalan dulu saja. Sementara Abi menjadi penambang emas dan membeli tiket 20ribu untuk 15menit kalau tidak salah.

Banyak sekali permainan yang bisa dieksplorasi.
Anin memancing ikan kecil dan setelah tertangkap dikembalikan lagi ke kolam. Lalu memancing ikan magnet.
Abi naik sepeda track naik turun dan berkelok, masuk bola air juga, dan naik trampolin.
Setelah makan siang, kami berakhir di rerumputan yang hijau luas, lari-lari kesana kemari.

 

"Aku gak mau pulang..", kata Abi.
Wah, ada yang terkesan dengan tempat ini.
Lain kali ya ke sini lagi.

-Tuhan Memberkati-

.

.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...