Wednesday, July 18, 2012

Abi's 1st Day on School

Yeayy!!...
Hari ini, Selasa, 17 Juli 2012, hari pertama Abi resmi sebagai murid Kelompok Bermain di Sekolah Abdi Siswa Graha Raya Tangerang.
Abi masuk sekolah jam 7.30 am dan pulang jam 9.00 am. Ini jadwal 3 bulan pertama.
Dan Abi masuk kelas KB-2, setiap hari Selasa, Kamis, dan Jumat.


Persiapan hari pertama?..

Puji Tuhan tidak seribet yang sempat terlintas dalam benakku sebelumnya.
Malamnya Abi bisa bobo jam 8.30 pm, usahaku untuk ajak Abi bobo lebih awal lebih dari seminggu sebelumnya lumayan nampak hasilnya. Alhasil, pagi ini Abi bangun jam 5.40 am, wow! hebat! bangun terpagi Abi selama ini xixixi...

Setelah antar papanya ke teras dan say goodbye, Abi leyeh-leyeh di sofa sambil nonton film kartun, sementara aku siapkan sarapan dan susu nya.

Langsung deh .. minum susu glek glek glek... sarapan ...
Trus mandi dan bersiap dengan seragam sekolahnya.
Perlengkapan sekolah sudah aku siapkan semalam, kecuali bekal - sandwich - yang aku buat pagi ini.
Jam 7.00, kami siap berangkat ke sekolah naik motor.

Sampe di sekolah, sudah ramai dan terdengar nyanyi-nyanyian hehehe...  ternyata 1/2 jam sebelum jam masuk, anak-anak berbaris dan bernyanyi bersama terlebih dahulu.
Aku ajak Abi masuk ke hall - tempat teman-temannya berbaris - dan saat itu juga sudah ada guru yang siap membantu mengantarkan anak baru ke kelompoknya.
Abi aku arahkan ke guru dan kasih tau,
"Ikut Pak Guru ya mas.. Mama di luar"
Abi manggut-manggut aja.. dan manut ketika digandeng Pak Guru menuju barisan kelompoknya.

Aku amati Abimanyuku dari luar ruangan kaca itu...
Abi bergabung dengan teman-temannya, dan berada di urutan paling belakang, bukan karena datang paling akhir juga... tapi karena badannya paling bongsor! xixixixi..
Dengan tinggi badan 109 cm dan berat badan 23 kg, ternyata dia anak terbesar di kelasnya.

Selesai bernyanyi bersama, Abi dan teman-teman berbaris menuju ruang kelas KB.
Aku masuk mengikuti dari belakang.. terselip rasa lucu, bangga, bahagia, dalam hatiku melihat Abimanyu berjalan beriringan dengan teman baru dan ... Yaa! Abi Sekolah! hehehehe...

Begitu sampe di ruang kelas, mereka duduk bersama berdoa dan bernyanyi bersama.
Ekspresi muka nya pada lucu-lucu, masih bengong ria saling memandang satu sama lain.


Para Guru membagikan name tag untuk masing-masing anak, supaya lebih mudah untuk memanggil dan kemudian menghafalkan nama anak di dalam kelas.
Ketika dipanggil satu per satu namanya, mereka masih malu, masih diem aja.
Giliran Abi dipanggil..
Bu Guru: Kalo Abimanyu... Mana yang namanya Abimanyu??
Abi: (sambil senyum dan tangannya diangkat) Haroooooo... (maksudnya Halo.. hehe)
Para Guru dan Para Mama yang ada di dalam jadi ketawa semua.

Selanjutnya, acara bermain bersama...
Abi noleh ke aku di pintu trus berlari keluar .. kupikir dia mulai ga betah ... ternyata ...
Abi: Mama.. mobil-mobilannya boleh dipake main?
Aku: Ooohh boleh sayaaaanggg.... (terbersit rasa bangga sekaligus haru..)
Tapi tiba-tiba ada satu anak yang nangis cari mama nya.
Satu nangis, kesetrum deh beberapa anak lain.. "Mamaaa..."
Abi?..
masih asyik main mobil-mobilan nostalgia nya (mobil yang bisa dinaiki, tapi untuk ukuran Abi sekarang mobilnya uda kekecilan).. sambil sesekali ngeliatin anak-anak yang nangis.
Semua mainan dicobain, dari mobil-mobilan.. balok-balok.. sampe masak-masakan.. hehe


Tiba waktunya makan bersama..
Para Guru sudah menyiapkan snack roti tawar meses yang dipotong-potong kemudian ditaruh di mangkok untuk setiap anak. Mereka duduk bersama di setiap meja bundar, berdoa bersama, lalu makan bersama.
Sekali lagi bangga dan haru menyelinap dalam hatiku ketika melihat Abi langsung dengan lahapnya makan sendiri dengan baik. Di rumah, diajarin makan tanpa disuapin hanya bertahan sebentar hehehe...

Begitu habis rotinya,
Abi berdiri - membawa mangkok kosong ke arah Bu Guru...
Guru: Oh uda abis ya.. pinter makannya ... mau tambah??
Abi: Hmm.. Iya mau... tapi pake bakso ya... (tetep sambil senyum)
Lagi-lagi.. para guru dan para mama ketawa
Guru: Waaah.. hari ini ga masak bakso Abi.. besok ya...
Abi: Oooh iyaa... hehehehe.. (senyum lagi)

Lucuuuu hahahaha...
Puji Tuhan, hari pertama Abimanyu sekolah terlewati dengan sangat sangat baik.
Nilai A+ deh buat Abimanyuku... Selamat ya Sayang..
Abi Hebat!








- Tuhan Memberkati -

Friday, July 13, 2012

Tentang BATIK (1)

Setelah lebih dari 5 tahun nyambi berjualan baju batik -- yang mana sekarang berkembang sangat pesat keberadaannya dalam lingkup nasional bahkan internasional -- baru sekarang "meluangkan waktu" (ada motivasi khusus juga sih dari papanya abi) untuk menceritakan apa itu yang disebut Batik di Indonesia. Tapi mungkin akan lebih fokus ke daerah Jawa, karena selama ini aku bergulat dengan itu. Dan... tak terasa ... uda lebih dari 5 tahun ya... hahahahaha...

Mencari informasi dari berbagai sumber, membaca dan mengumpulkan, akhirnya aku mulai terbuai dalam sejarah dan perkembangan batik dari berbagai daerah di Indonesia. Ternyata sangat bervariasi, sampai-sampai rasanya pikiranku penuh kain batik yang melayang-melayang.. hahaha.. berlebihan kaliii yaa...

=============================================

Defisini Batik...
Dari susunan suku katanya, Batik terdiri dari "Ba + Tik"
"Ba".. berasal dari suku kata terakhir "Amba" dalam bahasa jawa, yang artinya saya ato aku (entah kenapa di berbagai tulisan di internet menyebutkan bahwa arti amba adalah menulis).
"Tik".. berasala dari suku kata terakhir "Nitik" dalam bahasa jawa, yang artinya menulis ato membuat titik.
Amba Nitik..  Saya Menulis ato mungkin lebih tepatnya bisa juga dikatakan Saya Melukis... kemudian menjadi BATIK
sedangkan kegiatan membuat batik adalah MBATIK (kalo orang jawa bilang)

Teknik MemBatik...
Membatik ato Mbatik sebagai suatu kegiatan batik, adalah suatu cara ato teknik pembuatan motif pakaian yang diaplikasikan pada sebuah kain tertentu. Teknik pembuatan motif pakaian yang dimaksudkan adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan bahan pewarna "malam/lilin" yang secara tradisional terbuat dari tumbuh-tumbuhan antara lain soga, mengkudu, damar, resin, nila. Dalam dunia fashion internasional dikenal dengan teknik wax-resist dyeing.
Alat yang digunakan untuk mbatik adalah canting (untuk motif halus) dan kuas (untuk motif besar).
Bahan kain yang bisa diaplikasikan sebagai dasar teknik mbatik pada jaman dahulu hanya kain mori (putih), namung kemudian berkembang batik bisa dituliskan pada kain katun, sutra, polyester, rayon, dan bahan sintetis lainnya.
Teknik pembuatan batik dibagi dalam 2 proses, yaitu Batik Tulis dan Batik Cap.
Batik Tulis, dibuat dengan menggunakan malam dan canting sebagai kreativitas sang pembatik sesuai dengan motif yang akan dilukiskan pada bahan kain yang ditentukan, biasanya bentuk motif yang dilukiskan tidak sama, dan proses pembuatannya memakan waktu 2-3 bulan.
Batik Cap, dibuat dengan menggunakan malam dan cap -- terbuat dari tembaga yang sudah dibentuk motif yang akan diaplikasikan -- setelah dicelup malam kemudian dicap pada kain tertentu, dan proses pembuatannya 2-3 hari.

Sejarah Batik...
Sekarang ada baiknya kita tau sejarah ato asal-muasal Batik itu sendiri.
Sebenarnya, sampai saat ini, kapan batik mulai muncul masih menjadi pertanyaan, namun motif batik di Indonesia dapat ditemukan pada beberapa artefak budaya, seperti pada candi-candi.

Dari beberapa informasi yang dikumpulkan, kesenian Batik ini mulai berkembang pada jaman Kerajaan Majapahit, kurang lebih pada abad XVII. Pada saat itu lebih dikenal dengan suatu kegiatan melukis ato menulis pada daun lontar dengan dominasi gambar tumbuhan ato binatang yang kemudian berkembang pada motif relief candi dan abstrak.
Setelah itu, kesenian batik berkembang pada jaman Kerajaan Solo dan Kerajaan Yogyakarta.
Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam keraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar keraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar keraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.
Dalam perkembangannya lambat laun kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga istana, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria.

Kesenian Batik mulai meluas dan menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya BATIK TULIS sampai awal abad ke-XX dan BATIK CAP dikenal baru setelah usai perang dunia kesatu atau sekitar tahun 1920.
Kini batik sudah menjadi bagian pakaian tradisional Indonesia. Dan pada hari Jumat tanggal 2 Oktober tahun 2009, Educational Scientific and Cultural Organisation (UNESCO), menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia. Hari yang dinanti-nantikan oleh seluruh penduduk ini pun dijadikan sebagai Hari Batik.
 
===================================================

Sampai sini dulu ya..
Besok lanjut lagi mengulas tentang corak Batik, Filosofi Batik, dan segala seluk beluk nya.
Sekarang mo lanjut ama Abimanyu duluu.. hehehe...

Bye for now.. :)