Last June in Tune

Akhir Juni kemarin agenda padat bak orang terkenal aja ya..
Kebetulan ada teman menikah di Salatiga dan meminta kelompok koor kami mengiringi pernikahannya disana.
Berhubung kami ada agenda ke Salatiga, maka sekalian aja pulang ke Jogja. Terakhir pulang bulan Maret pas Perayaan Paskah.
Dan lagi.. karena kami bisa ke Jogja, maka agenda untuk Training Internal CAC bisa direalisasikan yang mana sebelumnya sudah ada follow up tentang ide aku dan Aji berbagi pengetahuan sebagai pengisi Training tersebut.

Kami memutuskan berangkat naik mobil, dengan pertimbangan bahwa saat itu bukan hari libur nasional sehingga kemungkinan kecil untuk kena macet.
Menjelang hari keberangkatan, ada berita bahwa jalan pantura diperbaiki dan mengakibatkan traffic jam sehingga kabarnya perjalanan dari Jakarta - Cirebon disebutkan mencapai 12jam. Wow!...
Jadilah kami berangkat dari Jakarta Selatan, hari Rabu 26 Juni jam 12.30 dini hari lewat Jalur Selatan, lebih awal dari rencananya which is jam 03.00 dini hari.

Abi pun bisa bangun dengan sendirinya jam 11.30 malam malah - mungkin karena excited ya - trus minta makan dan minum susu anget, ganti baju, dan berhubung packing sudah selesai tinggal ganti baju langsung berangkat.
Ternyata eh ternyata.. gak cuma jalur pantura yang rusak parah, jalur selatan juga banyak lubang yang dalam dan aspal yang tidak rata.. hiks..

Sampai di Salatiga, check in di Hotel Grand Wahid pas jam 17.30. Badan rasanya pegel.
Puji Tuhan Abi bisa beradaptasi dengan baik. Dan senyumnya merekah begitu masuk kamar hotel Abi menemukan bathtub.. Ya!, uda jadi "target" nya di trip kali ini kayaknya, hahaha...
Pegel pun juga agak terobati dengan hotel yang rapi dan bagus..
Thank you Tante Yossy... :*



Ini gaya Abi, abis mandi berendam..
trus siap order dinner.
Berhubung badan sudah gak kuat untuk berkuliner ria keluar, yang mana tadinya sudah direncanakan, maka terpaksa kami order saja..
Room service lah xixixi...

Besoknya kami harus berangkat ke Gereja untuk siap menyanyi jam 6.30 pagi..
Mantab ne!


Keesokan harinya, kami sarapan sebentar sebelum berangkat untuk menyanyi.
Tak henti-hentinya aku bersyukur kepada Tuhan, Abimanyu-ku ini sangat fleksibel dalam situasi apapun, termasuk di hari itu yang sangat padat jadwalnya.

Pagi yang dingin,
Kami sarapan sambil ditemani suara ayam kate dan pemandangan kolam renang yang bersih..

Pas untuk menyantap nasi goreng, bubur ayam dan roti plus minum kopi krim panas..
untuk Abi pun sama.. tapi minumnya teh saja hehe.. walopun tetep cicipin kopi mama..


Siap berangkat dan bertugas untuk teman kami Yossy dan Cahyo yang menikah pada hari itu, hari Kamis, 27 Juni 2013, di Gereja Santo Yusup Getasan.

Acara berjalan sangat khidmad dan lancar. Keluarga dan para tamu pun merasa senang dengan nyanyian kami. Turut berbahagia... Selamat ya Yossy dan Cahyo...


Saatnya kemudian mencari oleh-oleh.. hehehe..
Karena setelah itu, kami harus berpisah. Kami ke Jogja, sedangkan Mas Atok dan Mba Vitri ke Semarang. What a day!
Untung yang dicari ketemu, yaitu Wedang Ronde Salatiga.. waaah enaknyooo.. sampai nambah.


Setelah oleh-oleh terbeli dan packing selesai, perjalanan pun berlanjut ke Jogja.





Masih ada 1 hari untuk bersantai bersama keluarga, sebelum tanggal 29 Juni 2013 kami ikut berpartisipasi dalam Internal Training Organisasi CAC (Coin a Chance) Jogja untuk berbagi pengalaman kami kepada para pendamping adek asuh.
Seru juga, bertemu para pendamping, saling sharing dan berbagi ilmu tentang bagaimana bermimpi dan gaya belajar masing-masing orang.



Acara demi acara selesai.
Saatnya pulang.. home sweet home in Valencia..
Kami bertolak ke Jakarta tanggal 30 Juni 2013, dan kembali lagi mengalami macet yang sungguh luar biasa justru di tol cikampek. Sampai gak bisa berkata-kata dan papa Abi pun terkantuk-kantuk.
24 Jam perjalanan dari Jogja ke Jakarta...
Sepertinya cukup untuk membuat kami kapok naik mobil ketika mudik besok-besok .. xixixi..

Pengalaman yang luar biasa..
Terima kasih Tuhan..

-Tuhan Memberkati-

Comments

Popular posts from this blog

2nd Pregnancy - Week30

Berkunjung ke Yayasan Sayap Ibu Bintaro

Garasi Mobil dari Kardus Bekas