Thursday, October 3, 2013

Webinar#1 - Pengantar Homeschooling

Hari ini ..
Bertambah pengalaman lagi ..
Rasanya senaaaang sekaliii :D ..

Aku ikut webinar yang diadakan oleh Mba Mira Julia dan Pak Aar Sumardiono dari www.rumahinspirasi.com.
Keluarga ini bisa dikatakan panutan para HS-er terutama para pemula, termasuk aku.
Mereka setiap tahun dengan berbesar hati berbagi ilmu kepada semua saja yang berminat untuk mengenal dan mengetahui seperti apa dan bagaimana sebenarnya homeschooling itu.

Hari ini adalah hari pertama, dengan materi "Pengantar Homeschooling".
Seru banget ternyata.. berkenalan dengan banyak orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia bahkan ada yang tinggal di luar negeri juga. Salut kepada mereka yang tak henti-hentinya menambah pengetahuan dengan semangat.

Ruang kelas webinar sangat mudah diakses.
Puji Tuhan malam ini sangat lancar dan jelas mendengarkan suara renyah Mba Lala yang cocok jadi penyiar radio dan Pak Aar yang tegas xixixi...
Bisa saling ngobrol di chat box dengan mudah pula, pokoknya asyik banget.

Pengantar yang diberikan Pak Aar sangat membukakan mata.
Ini baru awalnya lho ya.. Baru hari pertama..
Masih ada beberapa kali webinar yang akan membahas lebih detil seputar homeschooling.

Aku bilang ke Abimanyu tadi, "Mas, nanti Mama mau kuliah di internet dulu ya sama Tante Lala dan Om Aar, itu lho mama papa nya Mas Yudhis (yang diingat Mas Yudhis)"
Abi-nya manggut-manggut, bahkan sempat ikutan nimbrung, mendengarkan dengan earphone, sebelum beranjak ke kamarnya untuk tidur.


Let's start the class.. :)

Homeschooling.. hmmm..
Benar sekali yang diungkapkan Pak Aar, bahwa pengertian homeschooling kebanyakan orang di sekitar kita ternyata masih kurang tepat. Ya karena aku mengalaminya.
Begitu mendengar kata homeschooling dan penjelasan singkat itu belajar di rumah, langsung tanya bagaimana sosialisasinya.
Isu yang pertama dalam hal ini dan paling alot untuk dibicarakan jika persepsinya masih berbeda.

Yang paling utama mendasari kita dalam mengambil keputusan apapun, adalah sebuah ALASAN.
Termasuk dengan Homeschooling. Pak Aar juga menyampaikan bahwa kita harus bisa menggali lebih dalam lagi bersama pasangan ALASAN apa yang mendasari kita untuk mengambil jalan Homeschooling ini. Yang mana bisa dikatakan, ini adalah jalan yang tidak umum, tidak biasa.
Pastinya diperlukan perjuangan, kekompakan, dan semangat dalam menjalani sesuatu yang tidak dilakukan kebanyakan orang, atau melawan arus.

Kami sendiri punya alasan kuat untuk "mengenal" Abi lebih dalam dan sangat ingin terjun langsung membantu Abi mengeksplorasi kehebatannya. Mengingat perjuangan kami untuk berkumpul. Walaupun awalnya kami tetap mencoba mengikuti sistem pendidikan formal dengan harapan yang telah kami bangun sebelumnya. Namun justru faktor luar inilah yang membuat kami makin yakin untuk menjalani homeschooling.

Jadi, kembali lagi.. [malah curhat ya tadi..hehe..]
Homeschooling itu adalah pendidikan alternatif.
Homeschooling itu adalah pendidikan berbasis keluarga, bukan lembaga.

Setiap keluarga memiliki hak sebagai warganegara dan sebagai individu untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.
Setiap keluarga mempunyai model or master plan homeschooling-nya masing-masing.
Kembali pada visi, misi, dan nilai keluarga yang seperti apa yang akan ditanamkan secara konsisten pada anak-anak kita yang nantinya akan tumbuh berkembang dalam dunia nyata.

Setiap anak dilahirkan sukses dengan kecerdasan yang unik dan potensi yang luar biasa.
Setiap perkembangan anak pasti ada masanya. Tergantung dari kematangan psikologisnya.
Termasuk tahap perkembangan akademis, yang saat ini sangat diprioritaskan di Indonesia.
Begitu anak siap dalam tahap tertentu, pasti akan cepat sekali proses penyerapannya.

Filosofi pendidikan, jika mengacu pada definisi kata "educate", artinya adalah "mengeluarkan potensi anak". Inilah yang menjadi tugas kita. Caranya adalah dengan memfasilitasi, mendukung, dan menemani anak berkegiatan baik indoor maupun outdoor.
Sementara filosofi yang dipegang oleh pendidikan formal saat ini adalah memposisikan anak/murid sebagai kertas kosong yang harus diisi berbagai macam subyek oleh orang dewasa/guru.

Dalam proses homeschooling, anak bisa mempelajari sesuatu sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya. Belajarnya pun bisa apa saja, dimana saja, kapan saja, bersama siapa saja.
Hebatnya, "semuanya bisa dipertanyakan". Jadi yang belajar ya semuanya. Karena anak pasti akan lebih banyak bertanya dari keingintahuannya yang tinggi dibandingkan kita yang mengenyam sistem pendidikan formal selama ini hanya "menerima" pengetahuan tanpa mempertanyakan. Haha..

"Tidak ada standar dalam homeschooling", kata Pak Aar.
Ya benar juga. karena seperti aku tulis di atas, semua kembali kepada keluarga masing-masing.
Dengan tujuan pastinya yang terbaik untuk anak-anak.
Yang jelas memang kita akan lebih komplek dan luas cakupan kegiatannya. Dalam hal ini kita adalah kepala sekolah, bukan guru. Kita yang mendesain model belajar, sistem belajar, kegiatan sehari-hari, juga proses yang ditawarkan untuk disepakati bersama.
Homeschooling itu seperti prasmanan..
Pilih yang suka dan ambil porsi secukupnya perut kita.
Tidak ada pusat yang menaungi homeschooling.
Karena homeschooling adalah keluarga yang independent yang memutuskan mengambil alih seluruh proses pendidikan anak-anaknya yang bisa bergerak bebas kemana saja.
Namun, kegiatan pendidikan alternatif ini diatur oleh Undang-Undang No. 20/2003.
Maka tidak perlu kuatir sebenarnya ya.

Untuk ijazah atau kesetaraan, apabila diperlukan, sebagai homeschooler tetap bisa mencapai itu.
Ada Ujian Kesetaraan Nasional (Paket A, B, C), bisa juga dengan kerjasama dengan Sekolah Payung, dan atau mengikuti Ujian Cambridge.
Ujian Paket diselenggarakan resmi dari Diknas, melalui PKBM dan menurut kabarnya gratis.
Kerjasama dengan Sekolah Payung, maksudnya anak hanya mengikuti Ujian yang diselenggarakan sekolah formal ini, namun sehari-harinya belajar di rumah.
Ujian Cambridge, adalah ujian bertaraf internasional, yang dilaksanakan langsung di tempat. Sementara ini di Jakarta ada di Al-Azhar. Begitu anak siap, bisa langsung ujian, seperti tes toefl. Karena ujiannya per mata pelajaran yang bisa dipilih dengan biaya kira-kira 1.5juta per mapel.
Semua ijazah yang dikeluarkan dari ketiga alternatif di atas adalah resmi dan diakui.

Berhubung Abi masih 4thn 8bln saat ini, maka aku tidak banyak bertanya tentang legalitas ini.
Paling tidak sudah cukup menjawab ketika berdiskusi dengan orang tua.
Pasti besok akan ada perubahan lagi, dan semoga mengarah ke yang lebih baik.

Tidak sedikit yang bertanya, "trus gimana memulainya?"
Dulu, awal aku googling mencari tahu tentang homeschooling ini, kegilaan deh.
Begitu masukkan kata kunci homeschooling saja, banyak sekali hasilnya.
Semua aku download, aku baca. Yang bahasa inggris, yah lewat-lewat dikit lah xixixi..
Yang tersirat dalam setiap blog praktisi homeschooling baik di Indonesia maupun di International, aku melihat petualangan yang asyik, perjuangan luar biasa, namun hasilnya CUKUP dan SESUAI dengan yang menjadi harapan masing-masing anggota keluarga (orang tua dan anak).

Memang pada kenyataanya, adalah Ibu yang akan terlibat lebih banyak dalan setiap kegiatan [Pak Aar pun menyampaikan hal ini].
Karena tidak hanya merencanakan detil agenda anak yang mana harus disiapkan sendiri, namun juga urusan domestik merupakan tugas Ibu.
Yang pasti kekompakan antara ayah dan ibu harus terjaga.
"Satu kata Satu hati", kayak lagunya Dewa ya? Eeh.. gak ya.. [bingung sendiri..]

Ketika kita sepakat bersama..
Menjadi kompak dan harmonis..
Akan membuat hati nyaman..
Menjalankan apapun terasa manis..

Dan PR buat aku dan Aji adalah kesabaran untuk mengamati minat bakat Abi.
Pak Aar menjawab pertanyaanku tentang hal ini, bahwa:
Kunci HS adalah kesabaran.Orde nya bukan harian melainkan tahunan. Kalo masih preschool memang belum dipastikan. Di-Stimulus saja yang banyak. Tugas kita adalah eksplorasi. 
Dikenalkan dengan berbagai macam kecerdasan.

Selama masih dalam proses pencarian ya biarkan.


Kami SETUJU! hehehe...

Pak Aar dan Mba Lala, Terima kasih "seratus milyar" [satuan bilangan kesukaan Abi belakangan ini]
Sungguh bersyukur sekali bisa mengenal Anda berdua, keluarg Anda, dan bisa mengikuti segala kegiatan yang terkait homeschooling, termasuk ketemu langsung dan sharing bersama.

Demikian sekilas info.. [xixi..]
Rangkuman tentang Webinar Hari 1 "Pengantar Homeschooling"
Semoga bermanfaat bagi semuanya saja.

Bagi yang berminat, silakan langsung ke page Rumah Inspirasi di FB.
dan untuk informasi webinarnya bisa lihat di:
http://rumahinspirasi.com/webinar-homeschooling-ii-2013/

-Tuhan Memberkati-

2 comments:

  1. Waa lengkaaap. Keren :D
    Sampai ketemu di sesi 2 yaaaa...

    ReplyDelete
  2. Makasih Mba Lala
    sampai ketemu.. :D

    ReplyDelete