Webinar#5 - Homeschooling dan Internet

Late post nih..
baru sempat ketak-ketik setelah reschedule webinar di sabtu kemarin.

Tema menarik lainnya dalam webinar ini.
Pasti! Di jaman digital ini siapa yang tidak tertarik untuk tahu tentang internet. Baik sekedar mengenal saja sekilas, atau ingin belajar sesuatu dari internet, atau ada kepentingan lain.
Dan proses pembelajaran anak homeschooling juga tidak jauh-jauh dari internet saat ini.
Informasi apapun bisa didapatkan dari internet, atau kalau kata Abi: "dari mbah gugel" hehehe...



Quote Bill Gates ini sangat terbukti sekarang ini..
Hebat ya!

Dan dengan kondisi ini justru sangat membantu kita sebagai pelaku HS, karena materi HS, contoh kegiatan, contoh jadwal, diskusi atau sharing tentang HS sebenarnya sangat mudah didapatkan di internet.
Walaupun dengan bertemu bisa lebih menentramkan juga lho...




Sebenarnya, tidak ada model HS di sebuah keluarga (A) yang bisa kita tiru mentah-mentah.
Karena keluarga kita tidak sama dengan keluarga A tersebut. Ibunya beda, Bapaknya beda, juga anaknya.. betul kan?

Penting sekali bagi tiap keluarga merasa nyaman dengan apa yang ada disekitarnya untuk menjadi kebiasaan keluarga dan menjadi proses pembelajaran anak.


Lain dulu lain sekarang.
Apabila kita amati bersama, memang semakin banyak perbedaan jamannya.
Dulu ketika masa kita mengenyam pendidikan, kegiatan lebih banyak berupa fisik.
Dan karena kita bersekolah formal, maka kita harus ke tempat yang namanya sekolah, ada ruang kelas, lalu mendapatkan materi dari media tunggal yaitu guru – buku – alat tulis/papan tulis.
Kita menunggu penjelasan dari guru, prosesnya dari luar ke dalam.

Sedangkan saat ini, anak-anak sangat memungkinkan untuk belajar secara virtual yaitu dengan internet. Ingin belajar apapun ada sepertinya, asal teliti dan tekun mencarinya.
Cara mendapatkan materi pun melalui multimedia yaitu ada suara, gerak, dan gambar.
Prosesnya berlawanan, yaitu dari dalam keluar.
Anak berinisiatif mempelajari sesuatu berangkat dari keingintahuannya.
Kemudian orangtua hadir dan terlibat bila diminta untuk mengarahkan.
Orangtua dapat memberikan gambaran untuk kepentingan jangka panjang dan mengajarkan tentang apa itu skala prioritas juga tanggung jawab terhadap diri sendiri dalam hal skill upgrade ini.

Website pembelajaran online banyak sekali bertebaran di internet.
Tinggal kita masukkan kata kunci yang kita inginkan dan klik saja lalu pilih dan pelajari.
Antara lain www.coursera.org atau www.iversity.org.

Beberapa website education games yang pernah/sedang digunakan Abi adalah:
abc mouse, ixl,  turtle diary, starfalls, science for kids
Kalo yang dipelajari mamanya hehehe.. antara lain:
lesson pathways, free homeschooling deals, education.com, youtube, time4learning, sandradodd, dan banyak blog praktisi HS

Sedangkan untuk mencari tahu bersama-sama tentang sesuatu kita bisa berkunjung ke perpustakaan raksasa yaitu Wikipedia atau ta
nya ke Ahlinya yaitu Google, juga bisa ke Youtube.
Era digital beberapa tahun ke depan pasti akan lebih canggih lagi.
Dan ini kesempatan kita sebagai orang tua dan pelaku HS untuk mengembangkan kemampuan anak juga kita untuk bersama-sama menjadi warga dunia untuk belajar bersama.

Kecanggihan internet inilah yang kemudian bisa menjadi boomerang.
Tantangannya adalah ketika anak terlalu fokus terhadap gadget atau internet.
Maka yang harus dilakukan adalah kita tetap mengarahkan ke kegiatan fisik seperti olah raga di ruang terbuka, membaca buku, membuat kreasi/prakarya, berinteraksi dengan banyak orang, dll.
Dan pastinya, menciptakan ruang obrolan yang nyaman untuk sharing apa saja dalam keluarga.

Bagaimana ortu menyediakan ruang yang luas untuk jujur bagi anak, tidak memarahi dan merespon negatif ketika mereka sudah jujur supaya anak bisa cerita apapun.

Menjadi pendamping yang efektif untuk anak juga menjadi tantangan kita.
Kita harus aktif dan cukup tahu bagaimana internet ini bekerja.
Kita sebaiknya belajar untuk memimpin dengan efektif.
"Menjadi orangtua yang Otoritatif tapi tidak Otoriter"

Strategi dasar dalam surfing internet adalah:
- kenali kebutuhan kita hendak cari informasi atau sekedar berinteraksi
- cari kebutuhan dan pertahankan keinginan
- ingat apa yang menjadi tujuan awal
- setelah mendapatkan yang dicari maka sebaiknya berhenti
- banyak berjejaring yang sehat


Banyak yang ragu dengan sistem komputerisasi dan internet ini karena bahaya pornografi.
Yang bisa kita lakukan antara lain:
- memperkuat nilai internal anak supaya anak bisa mengambil keputusan dengan benar
- memperkenalkan kegiatabn positif di internet, bahwa bisa belajar serius selain dari game
- melakukan kontrol fisik komputer dan gunakan alat pengontrol (safe search filter)
Paling utama adalah Menjadi Sahabat Anak.

Jadi, mari kita belajar menggunakan internet dengan smart.
Mari kita mulai belajar apa yang bisa dimanfaatkan dari internet untuk pendidikan anak kita.
Mari kita belajar dari awal lebih banyak dengan semangat seperti semangat anak kita.



"Pendidikan adalah tentang bagaimana memperkuat anak untuk belajar lebih mandiri untuk mendapatkan apa yang ingin diketahuinya untuk masa depannya"







Untuk informasi lebih detil silakan mengunjungi website Rumah Inspirasi dan page di FB.
Semoga semakin memberikan cahaya terang bagi yang mencari informasi tentang HS dan atau bagi yang sedang meneguhkan hati hehehe...
Semangat! Kuatkan Niat! Lakukan! :D (berasa kampanye yak..)


-Tuhan Memberkati-

Comments

Popular posts from this blog

2nd Pregnancy - Week30

Berkunjung ke Yayasan Sayap Ibu Bintaro

Garasi Mobil dari Kardus Bekas