Friday, February 28, 2014

City Tour Bus Jakarta

Hari kedua setelah informasi launching-nya City Tour Bus Jakarta, kami merealisasikan rencana untuk mencoba seperti apa City Tour Bus ini.

Aku dan Abi sampai di halte bus Balai Kota sekitar pujul 10.30 wib.
Tak lama kemudian tampak dari kejauhan, bis bertingkat 2 berwarna biru-ungu ini melaju perlahan hendak memutar menuju halte tempat kami duduk menunggu.
Semakin jelas, semakin tampak sopir bis ini adalah wanita.
Abi langsung komentar:"Wah ternyata sopir bisnya ibu-ibu Ma! hebat ya!" hehehe...


Memang menurut informasi yang ada, City Tour Bus ini dikendarai oleh Sopir Wanita dengan kecepatan maksimal 20 km/jam. Hal ini dikarenakan dari tujuan utama pengadaan Bus ini yang mana adalah Bus Pariwisata Keliling Kota Jakarta.
So, kalo pun sedang terjadi macet, tidak ada masalah sepertinya ya ... :)

Panggilan "gaul" bis ini adalah "Mpok Siti", begitu menurut pemandu bis.
Oiya, di dalam bis ada pemandu atau semacam tour guide yang akan menjelaskan rute bis, nama jalan dan sejarahnya, nama bangunan yang dilewati dan sejarahnya, juga rencana ke depan terkait bis keliling kota Jakarta ini.

Saat ini baru 5 unit tersedia untuk masa gratis 3 bulan ini.
Kemarin suasana penumpang masih belum terlalu ramai (menurutku).
Mungkin memang belum dikenal orang atau mungkin juga kebanyakan orang kurang tertarik.
Rute saat ini adalah dari Balai Kota - Jl. Thamrin - berputar di Bundaran HI - Jl. Medan Merdeka Barat - Pecenongan - Jl. Majapahit - Monas - Balai Kota.
Rencana ke depan akan ada 20 unit bis dan rute akan diperpanjang.

Kondisi fisik bis, tentu masih bagus. Karena masih baru.
Tempat duduk bersih dan empuk. AC sangat dingin.

City Tour Bus Jakarta mulai beroperasi setiap hari mulai jam 9.00 sampai 19.00 wib.
Berangkat mulai dari Halte Balai Kota.
Bisa juga menunggu di Sarinah atau di tempat lain yang dilewati oleh rute bis ini.

Dengan rencana dadakan untuk turun di Pecenongan, seperti kata Sang Pemandu bahwa di situ adalah pusat kuliner Jakarta, maka kami pun turun dadakan dari tingkat 2.
Ternyata belum juga menapakkan kaki di tingkat 1, bis sudah melajuuuu..
Daan.. kami pun turun di Sarinah untuk sekalian makan siang hehe..
courtesy of Mira Julia & Aryati Peach


Seru juga kemarin, berasa jadi turis sesaat. hehehe...
Selamat Mencoba!

-Tuhan Memberkati-

Saturday, February 15, 2014

BCHS#1 with KOPER MANDIRI

Pertengahan Bulan Januari lalu aku dan Abi ikut sarasehan para keluarga homeschooling di Yogyakarta. 
Saat itu kami masih "berlibur" di kampung halaman.
Di Jogja ada beberapa komunitas homeschooling. Nah yang aku ikuti ini kebetulan adalah Koper Mandiri, yaitu singkatan dari Komunitas Pendidikan Rumah Mandiri. Keren ya namanya :)

Senang rasanya bisa bertemu dengan para praktisi homeschooling di kampung halaman. Sarasehan ini menggandeng banyak keluarga baik yang sudah ber-HS maupun yang akan memulai atau bahkan yang baru ingin tahu saja. Intinya adalah Berbagi Cerita tentang Homeschooling yang kemudian disingkat menjadi "BCHS" sebagai judul tetap sarasehan ini.

 
Sementara para orang tua saling sharing, anak-anak diajak oleh volunteer untuk melakukan kegiatan seru. Seperti yang dilakukan hari itu adalah membuat bentuk kubus dan kerucut dari karton keras, mencakup proses menggaris, menggunting, memotong, menempel, lalu mewarnai.

Abi tampaknya enjoy bermain bersama teman baru.
Dari main lempar-lemparan balon, lari-larian, kenalan banyak teman, pinjem-pinjeman mainan mobil, kenalan sama mbak-mbak volunteer, makan bersama teman...

Good Job mas!







Sharing para orang tua dibuka oleh "founder" Koper Mandiri yang sekaligus senior HS hehe..
Banyak berguru dan menimba ilmu dari mereka nih. Salah satunya adalah Mba Ully Pitaloka.
Keluarga Mba Ully ini sudah kurang lebih 3 tahun menjadi praktisi HS dan anak sulungnya -Lala- kalau tidak salah adalah salah satu atlit perenang indah.


Hari itu banyak keluarga yang hadir. Tidak hanya para praktisi HS, namun juga para keluarga atau orang tua yang ingin tahu apa itu HS dan lebih memahaminya.
Salut dengan keberanian para keluarga ini.
Banyak diskusi dan sharing tentang bagaimana memulai, bagaimana regulasi, bagaimana mendapatkan materi, dll.
Para praktisi, terutama yang sudah senior hehehe.. berbagi pengalaman mereka dalam menerapkan HS dan lika-likunya.

Tak terasa waktu telah berjalan cukup lama dan tiba saat makan siang. Tapi ternyata kita tetap bisa berdiskusi sambil makan siang hahaha... tetep yah... :D

Kembali lagi pada Homeschooling (HS), bahwa HS itu adalah keluarga bukanlah lembaga.
HS adalah alternatif pendidikan yang ada dan yang bisa dipilih demi masa depan terbaik, tidak hanya anak-anak (terpenting) namun juga kita sebagai orang tuanya.
Karena HS adalah keputusan keluarga, maka kekompakan ayah ibu adalah sangat penting.
Dan setiap keluarga punya style HS masing-masing, punya visi dan misi yang berbeda, walaupun pengadaan materia atau pemilihan waktu berkegiatan bisa diagendakan bersama dengan praktisi HS yang lain.
Menurutku itu saja yang musti kita pahami dan camkan dulu dalam benak kita sebagai dasar pengambilan keputusan HS (bagi yang masih galau.. hehehe..)

Bagaimana dengan keluarga kami?
Tujuan akhir kami adalah..
Yang penting Abi bisa tahu apa yang dia suka, Abi bisa memilih dan memutuskan dia mau jadi apa, dan kemudian bertanggung jawab - konsisten - all out di bidang yang dia geluti nantinya.
Proses yang berjalan ke tujuan akhir sangat banyak, dan inilah yang kami utamakan.


Terima kasih Mba Ully.
Terima kasih atas berbagi ilmunya.
Terima kasih teman-teman Koper Mandiri atas kehangatannya dan kebersamaanya walaupun hanya 2 jam saja :D

Sukses Selalu ya!




courtesy of Ully Pitaloka Umarela



-Tuhan Memberkati-

Sunday, February 9, 2014

Bernyanyi Bersama Papa

Momen kebersamaan sebisa mungkin aku abadikan.
Dalam bentuk apapun, foto atau video, untuk cerita lucu, sedih, bangga, bahagia, atau lainnya, dengan siapa saja.

Termasuk yang satu ini.
Momen bersama Papanya, bernyanyi bersama.

Malam itu setelah selesai main playmat 3D, Papa iseng mengajak Abi bernyanyi.
Abi ternyata mau, seneng banget malah.
Lagu pertama adalah "Jari-Jari Cantik" (OST. Laskar Pelangi) yang dinyanyikan oleh Christopher Nelwan. Lagu ini adalah salah satu lagu kesukaan Abi dan Papa.
Karena kurang hafal liriknya, mereka berdua pun heboh sendiri sampai cekakakan.
Tukang video (baca: Mamanya) jadi bingung deh bolak-balik shoot mereka yang tertawa terus.
Hahahha.. tapi memang jadi ikut geli melihat tingkah mereka berdua.

Ini video ketiga Jari-Jari Cantik, setelah berhasil "agak" serius.. :D





Ini video keempat Jari-Jari Cantik, akhirnya berhasil menyanyikan satu bait saja.





Lagu kedua yang dipilih Abi adalah "Bintang dan Matahari". Lagu favoritnya di Yamaha.
Namanya juga iseng anak ini. Pertama Abi nyanyi agak nge-rap gitu. Kedua Abi nyanyi pake gerak.
Hadeeh.. aku sendiri sampai menahan tawa sambil shoot Abi.

Ini video pertama Bintang dan Matahari, versi rap




Ini video kedua Bintang dan Matahari, versi gerak





Terimakasih ya nak atas kesempatannya melihatmu begitu bahagia dan berkembang baik.
Terimakasih ya pa atas dukungan dan cinta juga kesabaran yang kau buktikan.

- Tuhan Memberkati-

Wednesday, February 5, 2014

Face Painting (2)

Kemarin Abi mendapat kado ulang tahun yang mana salah satunya adalah Face Painting Kit.
Bentuknya seperti ini, namanya Snazaroo.


Abi tak sabar untuk merasakan cat-cat in menghiasi wajahnya.
Beberapa kali Abi mendesak untuk dicat.
Setelah aku iyakan, malah gantian bingung mau dicat seperti apa.
Haha.. lucu tingkahnya.

So, uji coba pun dilakukan hari Senin malam.
Pertama kali bagi Mamanya do the face painting.
Pertama kali bagi Abi (termasuk papanya) to be get painted.

Kata Abi penuh semangat:
"Tema Face Painting 1 adalah Hewan, Abi mau jadi apa ya... (sambil mikir)... Abi Jerapah aja. Nanti Papa di face painting juga ya Ma. Mmm.. Papa jadi apa ya... (mikir lagi).. jadi kucing aja deh!"

Ternyata kegiatan ini menarik buat Abi.
Dia sudah mempersiapkan face painting di hari selanjutnya.
Abi ingin jadi Iron Man, dan meminta Papanya untuk jadi Spiderman.
Maksudnya nanti akan adu kekuatan gitu... :D

Ternyata lagi, Mama juga suka banget do the face painting.
Rasanya tangan ini ingin lari sana-sini, mengambil warna dan menorehkan ke pipi mereka.
Ide aneh deh datang.. Bagaimana kalau face painting diri sendiri ya? Bisa gak ya?
Lama sih jadinya.. tapi berhasil lhoooo...haha..

Dan hari ini, face painting itu masih berlanjut.
Berhubung ada permintaan dari seorang teman untuk face painting wayang xixxi.. ayuk aja..
Beginilah jadinya ...



Xixixixi...
Masih geli sendiri dan malah makin penasaran untuk face painting bentuk lain.
It's very fun..

-Tuhan Memberkati_


Tuesday, February 4, 2014

Kenal Wushu

Sudah beberapa kali Abi menunjukkan ketertarikannya terhadap martial art.
Awalnya capoeira lalu berubah menjadi wushu.
Berbekal ketertarikan Abi tersebut, maka kami mencari informasi tentang wushu.

Pertama kali yang terlintas adalah Cha Cha (6 tahun), salah satu anak homeschooler bersama Bunda Gita Lovusa. Mba Gita ini seorang penulis dan telah menelurkan banyak e-book cerita anak yang bagus yang bisa didownload di www.serusetiapsaat.com.
Kami diajak Mba Gita untuk ikut Cha Cha latihan di Genta Suci di Tangerang.
Cha Cha dan Abi juga langsung akrab begitu bertemu dan berkenalan.
Abi malah langsung ingin ikut terjun ke lapangan, tempat latihan.
Setelah mendapatkan informasi yang cukup dari Mba Gita dan Genta Suci, yang selanjutnya muncul dibenakku adalah menggali lagi tentang wushu dari berbagai sumber lagi.



Sampai pada keluarga Mba Lini.
Keluarga ini adalah unschooler, dimana Sang Ibu G.Lini Hanafiah adalah founder Yuk Nulis untuk para Penulis Pemula (beliau menyebutnya "Nuliser").
Lalu Sang Ayah, Danny, seorang Disain Grafis, mereka berdua mendirikan Via Letta Foundation.
Si Sulung Yla (10 tahun) dan Si Bungsu Vyel (8 tahun) adalah Atlet Wushu.

Baru saja, mereka meraih medali emas di Singapore International Wushu Trail Blazer Championship 2013.  Yla meraih 1 medali emas dan 1 perak dan Vyel meraih 2 emas. Mereka masuk dalam kategori usia < 12 tahun. Detil kisah di balik perjalanan Yla dan Vyel dapat dibaca di http://rumahinspirasi.com/yla-vyel-anak-homeschooling-juara-wushu-di-singapura/?efs=XXXX.

Akhirnya kami pun berkesempatan bertemu dengan keluarga ini di Pondok Indah Mall 2, ketika ada wushu performance by Rajawali dalam rangka Hari Raya Imlek.
Rajawali Wushu adalah tempat dimana Yla dan Vyel selama ini berlatih dan berproses menjadi atlet.
Abi sampai bengong deh lihat penampilan mereka semua.
Kami pun berdecak kagum. Hebat! Saking terpukaunya, lupa foto pas performance-nya deh :(





Setelah ngobrol sana sini, sepertinya positif nih Abi mencoba wushu di Rajawali.
Semoga cocok dan bagus perkembangannya.
Terima kasih banyak Mba Gita dan Mba Lini.

-Tuhan Memberkati-

Monday, February 3, 2014

Abimanyu 5 tahun


Christophorus Abimanyu Raka Wijaya
sudah berusia 5 tahun kemarin 1 February 2014.
Dengan tinggi badan 120 cm dan berat badan 26 kg, ukuran sepatu 33-34, ukuran baju 6-7tahun.

Tidak terasa sudah 5 tahun ya ;) dan besar hehe...


Happy Birthday Mas..
Thank you for being 
the Loving Son
It is so Wonderful having 
a Son like you
who brings Happiness 
to the Family
Thank you for making us 
A Proud Parents


Perkembangan Abi sangat baik dan sungguh bersyukur kami sebagai orang tua anak hebat ini.
Dimana sebelum 3 tahun masih harus terpisah jarak dengan kami dan sebelum 4 tahun Abi masih rentan sekali dengan yang namanya alergi, sehingga sangat sensitif dan sering sakit.

Setelah berkumpul menjadi satu keluarga utuh di dalam satu rumah (hehe.. lebay),
kami melihat Abi lebih sehat, lebih ekspresif (bisa mengungkapkan apa yang dia rasakan) dan selalu ceria.
Banyaaak sekali celotehannya.
Lalu aku fokus penuh ke Abi di rumah dan Aji fokus dengan kenyamanan bekerja, ternyata...
sungguh hebat yang kami terima dari alam semesta.
Abi sangat bagus perkembangan emosi dan daya tahan tubuhnya.
Dulu sebulan sekali batuk/flu, kemudian berkurang 3 bulan sekali, dan sekarang sangat jarang.
Dulu lebih banyak diam dan sekarang lebih banyak bicara dan berinteraksi.
Terima kasih tubuh. Terima kasih Tuhan. Terima kasih alam semesta.

Pagi itu, kami langsung memeluk dan mencium Abi bersama-sama begitu bangun pagi.
Abi bangun pagi sekali hari itu. "Eh aku uda lima tahun ya hari ini?", katanya sumringah.
Hahaha.. kami malah cekakakan jadinya mendengar komentarnya.
Kami menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dengan kue coklat 5 buah dan lilin 5 buah sebagai tanda jumlah usia Abi, dan meminta Abi berdoa untuk bersyukur atas berkat Tuhan di usia 5 tahun ini. Sayang pas tiup lilin malah lupa difoto deh...

Akhir minggu itu menjadi hari yang lebih menyenangkan untuk Abi.
Membuka beberapa kado yang sudah diterima dari keluarga Jogja..
Menerima beberapa kado dan Berbagi keceriaan bersama orang-orang terkasih disini..
Pokoknya heboh hahahaha...



Di usia 5 tahun ini, Abi lebih pintar bernegosiasi, memberikan alasan yang menurut dia masuk akal dan lebih mengekspresikan emosinya.
Semakin heboh? tentu saja. Dan lebih diuji lagi emosi kami. :)
Kami yakin kami melangkah dengan sepakat dan semakin berkembang lebih baik.

-Tuhan Memberkati-

Sunday, February 2, 2014

Raport Homeschooling Abimanyu 2013

Kilas balik Tahun 2013 kemarin merupakan "Big New Steps Year".
Beberapa keputusan besar telah kami ambil sejak akhir tahun 2011 sebagai proses berkembangnya keluarga kami, termasuk homeschooling Abimanyu.

Tahun 2013 Abimanyu menginjak 4 tahun.
Abimanyu sempat masuk sekolah formal untuk kelas playgroup (KB), Juli 2012 - Juni 2013.
Setelah itu, Abi tidak melanjutkan ke TK di sekolah formal. Bisa dikatakan, kami mulai homeschooling sejak itu (Mei/Juni 2013). So, it's been 8 months.
Dengan latar belakang "fokus pada pembentukan karakter" yang menjadi alasan utama kami untuk homeschooling, maka proses pengarahan kebiasaan baik dan karakter baik menjadi prioritas pertama.
Kami berusaha tanpa henti mengajarkan dan mencontohkan hal-hal yang cukup sederhana terkait kebiasaan baik dan karakter baik dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak ada jadwal khusus yang kami terapkan kepada Abi.
Kami hanya berusaha sefokus mungkin untuk menemani Abi berkegiatan dan mengutamakan bonding (ikatan) di antara kami. Segalanya kami biarkan mengalir dengan sendirinya, seru-seruan bareng, uyel-uyelan bareng, cekikikan bareng, juga berdebat.

Di awal tahun 2014 ini, aku mencoba membuatkan raport untuk sekedar memaknai perkembangan dari pilihan yang kami ambil  (yaitu homeschooling). Apakah cocok? Apakah nyaman? Apakah berkembang ke arah lebih baik?

Perkembangan Afektif

Pantauan dalam perkembangan afektif yang dimaksudkan adalah tentang sikap dan nilai.
Dalam pandangan kami adalah pengarahan kebiasaan baik dan karakter baik yang meliputi suba sita (etika bersikap/sopan santun) dan tepa slira (toleransi dan kasih sayang).

Kebiasaan Baik (incl. Life Skill)
Progress Abi dalam kebiasaan baik sungguh luar biasa menurut kami.
Beberapa poin penting yang patut kami syukuri dan apresiasi kepada Abi:
- mandi sendiri, dengan pengawasan (cek selesai mandi)
- memakai baju dan celana karet sendiri (berkancing masih proses)
- makan dengan duduk tegak dan fokus (tidak sambil melihat tv atau jalan-jalan)
- berdoa/bersyukur sebelum berkegiatan (makan, tidur, bepergian)
- penyesuaian yang baik pada jam biologis (makan dan tidur)
- gosok gigi sebelum tidur malam
- minum air putih setelah bangun pagi dan sebelum tidur malam
- makan apa saja yang disediakan, dihabiskan, dan meletakkan piring ke tempat cuci piring
- menaruh pakaian kotor ke keranjang pakaian kotor
- meminta sesuatu dengan cara yang baik (nada dan bahasa positif)
- menggunakan kata minta tolong - maaf - terima kasih yang sesuai
- mengucapkan salam/menyapa orang dan menyambut sapaan
- membicarakan sesuatu dengan berdiskusi/negosiasi baik tanpa rengekan
- menyadari saat buang air kecil/air besar lalu bisa melakukannya sendiri sampai selesai
- merapikan kembali mainan atau barang apapun yang telah selesai digunakan
- merapikan tempat tidur (masih proses)
- membuang sampah pada tempatnya
- mematikan listrik (lampu)/air yang tidak digunakan
- bersedia memenuhi permintaan tolong/perintah dengan baik

Karakter Baik
Untuk karakter baik, kami cukup bangga dengan apa yang Abi bisa lakukan di usia 4 tahun.
- bisa diberitahu untuk tenang ketika di dalam tempat ibadat
- bisa menunggu dengan sabar ketika di tempat antrian
- mau berbagi mainan dan makanan dengan orang lain
- bisa bercerita/berbicara jujur/apa adanya yang dialaminya atau yang dirasakan
- menjawab dengan baik ketika ditanya
- bisa mengikuti kegiatan apapun baik kegiatan Abi sendiri maupun kegiatan kami
- mengelola emosi (jengkel, sedih, marah) walaupun masih berproses dalam diri Abi
- bisa mengerti konsep menghormati orang lain sehingga mudah diingatkan ketika di tempat umum
- bisa percaya diri dengan berani untuk tampil baik di depan orang lain semampu Abi 
- belajar menerima perbedaan karakter orang (masih proses)
- belajar etika bertamu/berkunjung ke rumah orang lain (masih proses)
- menunjukkan sikap sayang tumbuhan dan hewan 

Proses tersebut di atas mengajarkan kepada kami banyak hal, terutama yang namanya emosi.  Sungguh keseluruhan proses ini adalah proses pembelajaran bersama.


Perkembangan Kognitif

Kemampuan kognitif diperlukan oleh anak dalam rangka mengembangkan pengetahuanya tentang apa yang ia lihat, dengar, rasa, raba, dengan ataupun cium melalui panca indra yang ia dimilikinya. Kognitif berhubungan dengan intelegensi. (diambil dari artikel http://punyahari.blogspot.com/2013/05/perkembangan-kognitif-anak-4-5-tahun.html).

Abi sangat suka dengan mobil.
Mobil apapun Abi bisa hafal dan mengenalnya ketika melihat di jalan.
Saat ini Abi mengasah pengetahuan tentang mobil dengan bermain game seperti racing, parking, car town street, puzzle, melihat video tentang design and assembling of a car, mencari informasi dari google untuk membuat lapbook, mainan mobil/lego yang sangat banyak, membuat playmat bersama, juga dari display mobil yang sering ada di berbagai mall.

Selain itu, untuk menambah pengetahuan lain, Abi bermain IXL, ABCmouse, Turtle Diary di komputer, berbagai macam education game di Tablet, menonton berbagai program di TV Kabel (BabyTV, Cbeebies, Disney Junior, Disney XD, BBC Knowledge).
Obrolan sehari-hari kapanpun, dimanapun, dengan siapapun juga merupakan proses menambah pengetahuan Abi. Tak jarang kami bisa 1-2jam mendengarkan Abi berceloteh membangun mimpinya sambil membantu dia merunutkan sebuah kata, atau membenarkan kata atau mengenalkan sebuah benda dan mengajaknya menganalisa sesuatu.

Dari sini Abi bisa memahami konsep warna, bentuk benda, huruf dan angka, mengenal anggota tubuh, mengenal benda di rumah, mengenal posisi, mengerti lokasi rumah, mengerti tumbuhan dan hewan, dan berbagai macam yang sudah cukup menurut kami untuk saat itu.Kami memang tidak berencana mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung kepada Abi saat ini.
Kami percaya ketika dia siap, dia akan mencari tahu sendiri dan akan bertanya. Pun pada saatnya nanti pasti Abi akan bisa. Dan saat ini Abi mulai mengeja huruf dan membaca kata yang dia sudah kenal antara lain ABI, PAPA, MAMA, HONDA, JEEP, TOYOTA, LENOVO, SAMSUNG, AJI, LIA, CAR, INDOVISION, DO, RE, MI, dan beberapa kata lainnya.

Abi ikut kemana pun aku atau papanya pergi.
Ke pasar, ke warung, ke kantor pos, ke tempat pembayaran, ke bank, ke rumah tetangga, ke tempat latihan nyanyi dengan para eyang, ke tempat kami harus perform dimana Abi musti duduk sendiri di dekat kami dan menunggu sampai selesai, ke kantor papa dan mencari kegiatan sembari menunggu meering, atau jalan-jalan ke berbagai tempat wisata, dan banyak tempat lain.
Dari situ Abi bisa belajar banyak hal, termasuk sosialisasi yang selalu dikuatirkan oleh para orang tua ketika mempertanyakan tentang homeschooling. 

Dalam hal sains, masih belum rutin dilakukan.
Kami melakukan beberapa percobaan seperti yang sudah tertulis di blog ini.
Namun masih kurang konsisten waktu pelaksanaannya. Semoga di tahun ini bisa lebih sering.

Setiap malam, kami membacakan bedtime story.
Buku yang kami bacakan beragam. Dari ensiklopedia junior, buku cerita bergambar sederhana (termasuk e-book yang dibuat Mba Gita Lovusa), sampai dengan cerita petualangan bergambar.
Kadang kami bercerita tanpa menggunakan buku. Hal ini sering memotivasi Abi untuk melengkapi cerita tersebut sampai ending nya. Setelah cerita selesai, lalu ritual kamar mandi, bersyukur, dan peluk cium selamat malam, dilanjutkan tidur.


Perkembangan Psikomotorik

Psikomotorik adalah bentuk ketrampilan/skill yang dihasilkan dari proses kognitif dan afektif dan berupa aktivitas fisik seperti olah raga (renang, bulu tangkis, martial art, sepak bola, dll), menari, melukis, menyanyi, dan lain sebagainya.

Olah Raga
Abi sempat les renang, melanjutkan ekstrakurikuler di sekolah formalnya. Tapi Abi cuma betah 1 bulan. Selanjutnya dia lebih enjoy ketika berenang bersama kami. Sampai saat ini kalau berenang ya cuma untuk asyik-asyik aja, bukan berlatih gerakan renang yang sesungguhnya. Kami masih mencoba untuk memantau ketertarikannya dalam hal ini.

Menjelang akhir tahun 2013, Abi suka bertanya tentang capoeira dan wushu.
Kemudian kami menindaklanjuti dengan mencoba bertemu Cha (homeschooler) sambil melihat tempat latihan wushu Genta Suci. Selanjutnya baru hari ini bisa melihat Vyel dan Yla (unschooler) perform di PIM2 JakSel. Mereka adalah anggota wushu Rajawali yang juga peraih medali emas dan perak di Singapore International Wushu Trail Blazer Championship 2013. Realisasi wushu sepertinya di tahun 2014 ini :)

Selebihnya, Abi suka main sepak bola dan stretching sama Papanya (sama Mama kadang-kadang), atau bersepeda bertiga. Oya, termasuk lari sana-sini plus "pencilakan" hehehe...

Musik
Abi sudah mulai menunjukkan kemahirannya dalam bernyanyi.
Abi sangat suka bernyanyi. Bahkan ketika bermain mobil mainan tak urung dia akan bersenandung.
Mungkin karena sering melihat kami menyanyi juga dan sering ikut latihan...
Kecepatan menangkap ritme, nada, dan lirik menurut kami luar biasa. Begitu diperdengarkan 1-2x saja, Abi sudah bisa bersenandung dengan ritme yang pas di awalnya.

Sedangkan ketrampilan bermusik, kami mencoba mengamati Abi di Yamaha untuk belajar bersama teman lain mengenal nada doremifasol, ketukan, menambah variasi lagu-lagu lucu selain yang ada di rumah, mengenal not balok, tangga nada, kunci nada, dan pada akhirnya mengenal yang namanya ujian dan perform.
Mengenal gitar bersama Papanya. Abi penasaran bagaimana suaranya, suara yang seperti apa ketika senar itu dipetik atau digenjreng, lubang di tengah untuk apa, apa yang terjadi jika alat pemutar di kepala gitar diubah posisinya, dll.

Pengenalan alat musik selain piano, keyboard, organ, gitar, baru didapatkan Abi dari program TV dan game di komputer/tablet. Belum sampai pada mencoba memainkannya.
Eh iya..  Abi pernah melihat biola dan kenal suara yang dihasilkan juga memainkan harmonika.

Menari & Menggambar
Kedua bidang ini masih tarik ulur bagi Abi. Kami masih mengamati.

Abi ini kinestetik, sehingga dalam menyerap informasi maupun mengungkapkan pasti ada anggota tubuhnya yang bergerak. Untuk menari, Abi pernah menunjukkan ketertarikannya pada hip dop dance, gara-gara saat itu menonton acara "So You Can Dance?" dan Abi terpukau sepertinya.
Katanya: "Aku pengen bisa seperti itu". Dan ketika bernyanyi, Abi pasti gerak kesana kemari.

Sedangkan di bidang menggambar, termasuk mewarnai, Abi tampak kurang berminat.
Kami kadang-kadang mengajaknya untuk mewarnai bersama, tracing dot-to-dot, atau menjiplak gambar mobil yang ada di buku kegiatan. Itupun Abi jarang punya inisiatif untuk melakukan sendiri.


Tantangan di 2014

PR dan rencana kami dalam berproses bersama Abi sehari-hari di Tahun 2014 ini adalah:
1. membantu kemampuan Abi untuk memakai baju berkancing, merapikan tempat tidur komplit
2. membantu mengingatkan Abi dalam hal sopan santun dan tepa slira
3. memberikan arahan & contoh bahwa perbedaan karakter itu ada dan sebaiknya diterima
4. membacakan buku (living books) lebih beragam lagi
5. mengenalkan lebih banyak lagi tentang alam dan sekitar kita
6. membiarkan Abi berproses dengan emosinya dengan arahan yang lebih tepat
7. mengenalkan lebih banyak lagi tentang alat musik
8. mengenalkan lagu-lagu daerah (Nusantara)
9. sering melakukan percobaan sains yang asyik
10. memberikan stimulus lebih banyak lagi untuk membantu munculnya minat dan bakat Abi

Semoga bisa berkembang terus dengan baik dan semakin baik.

Belajar bersama .... Bermain bersama ....
Dimana pun-Kapan pun-Dengan apa saja & siapa saja


-Tuhan Memberkati-