Thursday, July 31, 2014

7 Tahun Perjalanan Kami

Tanggal 14 Bulan Juli .. Tujuh tahun yang lalu...
Kami berikrar janji saling mencintai sehidup semati di depan altar Gereja Keluarga Kudus Banteng Yogyakarta dengan dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, sahabat, dan banyak sekali teman-teman terkasih.

Aku pernah sharing detilnya persiapan pernikahan kami disini.
Serasa semua itu baru saja terjadi. Apalagi jika mengingat kehebohan yang terjadi saat itu.
Terlintas dalam benakku, puisi iseng yang aku buat selama proses persiapan pernikahan.
Puisi ini aku masukkan ke dalam buku misa pernikahan.



Satu yang tidak kesampaian. Video tentang perjalanan kami sebelum menikah yang sudah aku buat tidak jadi jadi diputar di gedung resepsi. Kenangan yang ada dalam video ini membuat kami tertawa saat kami menontonnya bersama. Mengingat bagaimana pikiran kami melayang tentang masa depan, bagaimana mimpi-mimpi yang kami lontarkan, dan bagaimana realitas yang kami hadapi. Pastinya, aku belum membaca buku Ayah Edy ataupun informasi lain tentang parenting dan Aji belum terlibat langsung dengan dunia quantum. :)



Terimakasih Tuhan.. Terimakasih alam semesta..

Terimakasih karena..
Kami boleh berbagi dalam segala hal, yang awalnya hanya berdua, kini bertiga, dan akan berempat dalam keluarga kecil kami. Dan kami pun boleh berbagi kepada para sahabat di sekitar kami akan segala hal.

Terimakasih karena..
Kami boleh mengalami proses pendewasaan dalam 7 tahun perjalanan pernikahan kami.
Menyamakan frekuensi, menyamakan vibrasi, belajar untuk menjadi selaras satu sama lain baik dalam hati - pikiran - maupun sikap di antara kami berdua.

Terimakasih karena..
Kami boleh merasakan apa itu bahagia, sedih, marah, kecewa, senang, bangga, bahkan hening tanpa rasa.
Dengan berbagai pelajaran yang datang kepada kami, yang membuat kami belajar berani untuk mengambil keputusan dan pilihan kami sendiri, yang membawa kami kepada tahap sekarang ini.

Terimakasih karena..
Kami boleh mempunyai seorang anak laki-laki yang hebat, Abimanyu.
Belajar dari Abimanyu adalah sesuatu yang sangat berharga dan akan terus kami lalui bersama dengan kesadaran hati.

Terimakasih karena..
Kami saat ini sehat, bahagia, sejahtera, dan ayem tentrem.





Kenangan suka duka selama 7 tahun perjalanan ini, aku coba tuangkan di video "Our 7Years Journey".




-Tuhan Memberkati-

Friday, July 25, 2014

BOOK: Day by Day with My Son

Terima kasih Tuhan.... Terima kasih alam semesta..
Kabar sukacita di Bulan Juli ini. Berkat Tuhan dan keajaiban kembali menyapaku untuk kesekian kalinya.
Penantian dan kesabaran membuahkan hasil.
Buku Perdanaku telah terbit, berjudul "Day by Day with My Son". Dicetak dan diterbitkan oleh Andi Publisher Yogyakarta.

Buku sederhana yang menceritakan keseharianku dengan Abimanyu ketika berusia balita.
Didalamnya mencakup cerita bagaimana aku berkomunikasi dengan Abimanyu, bagaimana aku menghadapi aksi Abimanyu, dan ada juga beberapa informasi/pengetahuan yang terkait dengan pola asuh anak yang aku peroleh dari berbagai macam sumber.

Pola asuh anak sangat penting, terutama di masa balita. Karena berawal dari situlah penentuan sikap-sikap anak kita ketika sudah beranjak remaja. Aku yakin kita semua setuju dengan hal ini.
Sejak memutuskan untuk mengasuh sendiri Abimanyu secara langsung memang banyak poin-poin penting yang harus dikejar untuk mencapai kualitas pola asuh yang lebih baik.
Tidak sedikit sumber pembelajaran yang aku cari dan peroleh. Baik belajar secara langsung dengan keluarga-keluarga hebat, dari buku-buku parenting seperti Ayah Edy, juga dari artikel internet pendidikan anak. Namun tetap saja, aku masih perlu lebih banyak belajar lagi dan lagi.

Buku ini aku persembahkan kepada semua orang tua yang akan atau sudah mengalami beberapa situasi dan kondisi yang sama di dalam buku ini. Semoga buku ini dapat membantu para orang tua untuk lebih menyadari betapa pentingnya pola asuh yang baik untuk anak balita dengan segala detilnya. 
Ya! dengan segala detilnya. Seperti bagaimana berbicara dengan anak, kata-kata apa yang sebaiknya kita ucapkan, bagaimana intonasi yang sebaiknya kita lantunkan, sikap yang seperti apa yang pantas kita bagikan kepada anak, dll.

Aku sangat bersyukur bahwa aku ditemani orang-orang hebat yang selalu mendukung di sekitarku.
Terima kasih secara khusus kepada Abimanyu dan Papa. 
Terima kasih kepada pihak Andi Publisher: Mba Florentina Meiana Utami, dan Elisabeth Lily
Deep bow dan Terima kasih kepada pemberi endorsement: Ayah Edy, Mba Beniarti Dwi Pratiwi, Mas Arif Rh, Mba Zakiyah D. Aziz, MasIfan Winarno , Ibu Ellen Kristi, dan Komunitas AYAH EDY.
Terima kasih juga kepada segenap keluarga dan para sahabat, dan teman-teman yang mendukung proses pembuatan buku ini melalui caranya masing-masing.




Buku ini dapat diperoleh di:
- Toko Buku Andi Publisher online dan offline
- Toko Gramedia online
- Toko Gramedia offline (kemungkinan setelah lebaran baru ada)

Teman-teman juga bisa memesan secara khusus lewat aku untuk buku bertandatangan.

-Tuhan Memberkati-

Monday, July 21, 2014

Berpetualang di Kidzania - 2nd

Sabtu lalu, kali kedua Abi berpetualang di Kidzania.
Dan sama seperti sebelumnya, kami mendapatkan info promo separuh harga tiket Kidzania.
Lumayan juga, pikirku. Kebetulan kakak sepupu Abi juga sedang berlibur di Jakarta, menengok kami, sekalian bisa diajak menjelajahi dunia kecil miniatur profesi di dunia nyata di Kidzania.

Penuh sesak kondisi di sana? pastinya.
Karena harga promo sangat menggiurkan. Cukup Rp. 75,000 per anak dan harga yang sama untuk dewasa.
Harga normal saat ini mencapai Rp. 200,000 per anak usia 4-16 tahun. Sedangkan untuk dewasa yang menemani Rp. 100,000.

Sebelum naik ke Lantai 6 untuk masuk ke area Kidzania, kami berkumpul dulu di bawah untuk mendapatkan gelang dan pendaftaran ulang oleh Petugas Kidzania.


Petualangan kedua ini tidak seheboh yang pertama.
Karena banyaknya orang sehingga menyebabkan banyak antrian di setiap wahana.
Akibatnya memerlukan waktu yang lebih banyak untuk mendapatkan kesempatan berpetualang di wahana yang dipilih Abi.

Petualangan 1. 

membuat SIM A supaya bisa masuk ke wahana Formula Car Racing yang sudah ingin dilakukan Abi sejak Petualangan sebelumnya.
Proses pembuatan SIM A diawali dengan tes kesehatan di wahana Rumah Sakit baru kemudian test drive di wahana Honda.
Kata Abi, didalam Abi tes mata, disuruh membaca hurus yang ada di depannya pada jarak tertentu.
"Aku bisa lho Ma..", ceritanya penuh semangat.





Petualangan 2. 

Selesai membuat SIM A, siap untuk mengendarai mobil formula.
Wow! antriannya mantab. Kurang lebih setengah jam kami menunggu antrian untuk bisa masuk.
Ketika aku menawarkan Abi bagaimana selanjutnya dengan kondisi menunggu, Abi memutuskan untuk menunggu saja. Ada yang sudah tidak tahan rupanya.



Petualangan 3. 

Prioritas utama sudah tercapai. Aku pun antar Abi untuk menjelajah wahana.
Hampir semua wahana yang ingin dilakukan penuh antrian, seperti membuat mie, membuat pizza, dan kue.
Cari lagi di lantai 2. Kebetulan ada tempat pembuatan sepatu olah raga sepak bola yang kosong.
Aku tanyakan Abi, mau mencoba? Abi mengangguk.
Disini Abi mendapatkan informasi tentang bahan dasar pembuatan sepatu olah raga, lalu belajar cara melepas tali dan memasang alas sepatu yang tidak rata, lalu belajar menendang bola.



Petualangan 4. 

Sekarang Abi belajar tentang handuk. Disini Abi belajar tentang asal mula handuk, bahan yang digunakan, dan mesin yang dibuat khusus untuk memproses pembuatan handuk. Kemudian Abi diajak untuk mengenal mesin press logo handuk ke materi handuknya. Hasil press di handuk boleh dibawa pulang. Hore!



Petualangan 5. 

Selanjutnya, Abi memilih belajar tentang pembuatan buku dan sampulnya di wahana Sinar Dunia.
Disini Abi melihat video pembuatan lembaran kertas yang kemudian diproses menjadi buku. Abi juga belajar mendesain langsung sampul buku yang kemudian diprint dan boleh dibawa pulang.



Petualangan 6. 

Wahana pembuatan mie, coklat, dan pizza ternyata masih dipadati pengunjung, antriannya sangat panjang.
Jadilah kami mendarat di tempat pembuatan teh. Petugas menginformasikan bahwa di wahan ini hanya simulasi dan pengetahuan mengenai proses pembuatan teh. Tidak ada hasil produk yang dibawa pulang.
Tentu saja tidak masalah. Abi belajar berbagai macam jenis teh, dari melati, teh hijau, dll. Dan mengenal mesin khusus untuk memproses daun teh itu menjadi kantong seduhan teh.




Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.00. Sudah saatnya pulang.
6 Petualangan yang memberikan pengetahuan baru bagi Abi walaupun tidak sesuai dengan kegiatan yang paling diinginkan Abi saat itu. Kapan-kapan semoga ada kesempatan lagi.

-Tuhan Memberkati-

Thursday, July 10, 2014

Garasi Mobil dari Kardus Bekas

Selesai sudah Garasi Mobil pertama Abimanyu, memenuhi permintaannya beberapa waktu lalu.
Abi memang sangat suka dengan mobil sejak kecil hingga sekarang.
Saking banyaknya, mobil mainan itu tersimpan di dalam red-box. Kami menyebutnya begitu untuk kotak mainan Abi khusu mobil.
Pernah disepakati supaya mobil mainan ini dimainkan semua, maka aku mengajak Abi mengelompokkan mainan dengan tujuan membuat jadwal mobil mainan tersebut dimainkan. Ceritanya ada disini.

Kadang jadwal tersebut taat dijalankan. Ada beberapa hari dimana Abi ijin untuk memainkan kelompok mobil mainan di hari yang tidak sama. Juga karena kondisi, membuat mainan itu menjadi tak kembali kepada tempat kelompoknya. Seperti misalnya banyak teman yang sedang bermain, lalu mengeluarkan semua mobil mainan dari yang kecil hingga besar dan dari berbagai kelompok hari, lalu mengembalikan secara bebas.

Dengan begitu, pengelompokan kembali bias. Abi kembali menatanya secara bebas di red-box.
Lalu belakangan Abi kembali lebih sering bermain dengan mobil mainan yang kecil (seperti hotwheels).
Mungkin Abi bernostlagia ketika masih kecil ya. Semua mobil mainan kecil itu dimainkan di playmat 2D yang masih 'aman' (baca: bisa dipakai).
Abi pernah bilang, "buatin garasi dong Ma untuk mobil ini".
Maka aku pun cari ide membuat display mobil yang lucu tapi juga bisa menggunakan konsep reuse.
Ada beberapa artikel di internet yang sharing tentang hal ini. Wah senangnya.

Jadilah kemarin Papa membuatkan Garasi Abi dari bekas kardus blender.
Ditemani Abi dan Lthaf (anak tetangga yang sering sekali main ke rumah), mereka sangat semangat melihat proses pembuatan ini. Belum sampai jadi pun sudah diminta untuk "parkir" mobil-mobil itu.


Adapun bahan Garasi Mobil ini adalah:
- kardus bekas
- flanel bebas untuk penghias
- kain bebas untuk penutup/penghias

Alat yang diperlukan:
- gunting
- doubletape/selotip
- lakban
- lem

Langkah-langkah pembuatan bisa dilihat di gambat ini. Semoga cukup jelas. 



Selama mencoba.

-Tuhan Memberkati-




Tuesday, July 8, 2014

Ujian Kenaikan Tingkat di Yamaha

Tak terasa sudah 1.5 tahun Abi mengikuti program belajar Junior Music Course (JMC) di Yamaha.
Jalur khusus Yamaha yang diikuti anak-anak mulai dari usia 4-5 tahun selama 2 tahun (JMC-1 sampai dengan JMC-4). Setiap tingkat ada ujian setelah belajar bersama selama 6 bulan.

Tingkat 1: JMC-1

Bulan Pebruari - Juli 2013, Abi memulai pelajarannya di tingkat JMC-1.
Disini, Abi belajar menyanyi, mengerti nada melalui pendengaran (audio), melalui penglihatan (video). Nada yang diperkenalkan adalah do re mi fa sol dan masih single note. Lagu yang diperkenalkan lucu dan mendukung anak-anak untuk mengingat dimana letak not-not tersebut.
Perkembangan Abi perlahan namun pasti, mungkin karena masih perkenalan baik materi pelajaran maupun teman-teman. Namun perkembangan yang lebih cepat adalah di bagian menyanyi.

Bulan Juli 2013 akhir Abi menjalani ujian JMC-1 di Kantor Pusat Yamaha Gatot Subroto.
Hasilnya sangat baik. Abi tampak tenang dan fun ketika melakukan tahap-tahap ujian,
Selamat Mas!


Tingkat 2: JMC-2

Bulan Agustus 2013 - Januari 2014, Abi naik tingkat ke JMC-2
Disini, Abi masih belajar menyanyi dengan teks sedikit lebih panjang, proses pengenalan nada tetap melalui audio dan video. Mulai belajar double note.
Abi menunjukkan perkembangan semakin baik di Level 2 ini.
Selain dari  menyanyi, Abi mulai suka pencat-pencet dan mencoba memainkan not-not yang ada di buku, lalu membuat not sendiri dan menjelajahi tuts kesana kemari (alias jrang jreng). Setiap beberapa hari ada saat-saat dimana akan ada suara heboh dari keyboard di rumah. Hehehe..
Kelemahan Abi adalah membaca not balok. But that's okay.

Bulan Januari 2014, seharusnya Abi mengikuti ujian JMC-2.
Tapi saat itu kami ijin karena kebetulan sedang ada di Jogja, jadi ikut di semester selanjutnya.
Syukurlah Guru dan Pihak Yamaha mengijinkan dan Abi boleh naik ke tingkat 3. Puji Tuhan.




Tingkat 3: JMC-3

Bulan Pebruari - Juli 2014, Abi masuk JMC-3.
Disini, mulai diperkenalkan chord (do mi sol, fa la do), menyanyi dengan teks lagu lebih panjang, bentuk lagu yang dimainkan semakin kompleks, dan hearing lebih difokuskan.
Kami mendapatkan kejutan lain lagi dari Abi.
Hearing Abi sangat bagus ternyata. Selama ini kami perhatikan Abi lebih kinestetik (melakukan apapun dan mempelajari sesuatu lebih nyaman dengan bergerak), namun tidak mengira bahwa Abi auditori juga.
Setiap not atau chord yang dimainkan Guru, Abi bisa menebaknya.
Abi semakin tertantang untuk berlatih di rumah lebih sering. Mungkin karena lagu-lagu yang ada di tingkat ini lebih membentuk sebuah "lagu penuh" ya.. Semakin ramailah suasana di rumah ketika Abi main keyboard.
Bahkan suka menciptakan musik dan not sendiri. Perkembangan yang sangat baik menurut kami.

Tanggal 6 Juli 2014 kemarin Abi mendapatkan jadwal Ujian untuk JMC-2 dan JMC-3 di Sincere Musik Gandaria City. Pindah? Iya, tempat les yamaha yang di alam sutra tutup dan harus ikut yang di gading serpong yang mana berada di bawah grup sincere.
Abi melakukan tahap-tahap ujian 2x sekaligus dengan senyum-senyum dan goyang-goyang hahaha..
Dan berhasil dengan baik dari sudut pandang kami ketika kami menemaninya.
Bahkan menebak not baloknya juga berhasil.
Aah.. hebat kamu nak!
Memang belum menerima hasil ujian secara tertulis, namun Abi telah membuat bangga dirinya dan kami.





Siap lanjut ke JMC-4 katanya penuh semangat.
Yang penting Abi enjoy menjalaninya.
Kami siap menemanimu Nak.

-Tuhan Memberkati-

Saturday, July 5, 2014

LAPBOOK-6: Sejarah HONDA

Selesai juga Lapbook keenam ini.
Abi memilih tema "Sejarah Honda".
Ternyata sejarahnya masih lebih panjang lagi jika dibandingkan dengan Lapbok kelima kemarin (Sejarah Audi). Produk Honda lebih beragam dan banyak.
Tapi justru semakin banyak jenis mobil, seolah-olah menjadi keasyikan tersendiri untuk Abi.
Semakin menemukan bentuk mobil yang Abi belum pernah tahu, dia semakin heboh.
Dan pastinya mata itu semakin berbinar-binar.

Mencari siapakah pencipta Honda dan mengapa dinamakan Honda, berlanjut lokasi kantor Honda, perkembangan produk yang dihasilkan oleh Honda dari awal hingga kini baik yang ada di Indonesia maupun yang hanya ada di luar Indonesia.
Fiuh.. aku jadi ikut belajar karena benar-benar harus membaca sejarahnya untuk kemudian menceritakan kembali ke Abi secara ringkas dan dengan bahasa yang lebih sederhana.
Lalu membuat kronologi singkat perjalanan Sang pencipta Honda tersebut bersama dengan produknya.

Perlu waktu lebih banyak kali ini memang.
Kami menyelesaikan Lapbook ini sekitar 2 hari mulai dari pengumpulan data, proses print, lalu potong dan tempel, dan kemudian proses narasi Abi. Mantab! hehe..


Beriku cerita Abi yang terpanjang selama ini hehehe..




Kami sepakat untuk menghasilkan lapbook sebulan sekali.
Nah lapbook honda ini merupakan agenda lapbook di bulan mei kemarin sebenarnya, tapi belum terlaksana.
Molor deh dari agenda yang sudah disepakati.
Kenapa? tampaknya faktor utama adalah aku deh .. berbagai agenda datang dan ditambah momok males ibu hamil.. (alasan!) xixixi...
Maafkan mama ya nak :p

So, we should back on track right away!
Masih ada lapbook bulan Juni yang belum direalisasikan juga.
Ah tak apa.. yang penting prosesnya menyenangkan ya... (ngeles dot com lagi)

-Tuhan Memberkati-

Tuesday, July 1, 2014

Berpetualang di Cimanggis

Reuni SMA adalah acara intinya. Hari itu berkumpul 4 keluarga di rumah Dina dan Tony di Cimanggis.
Pengalaman yang sederhana namun membahagiakan rasanya.
Dari 4 teman SMA, menjadi bertambah 4 teman lagi, dan sekarang bertambah 5 anak-anak hebat.

Ada yang asyik memancing. Ada yang saling mengobrol, pastinya tentang pekerjaan dan politik.
Sementara anak-anak saling mengenal dan akhirnya heboh sendiri.
Para emak sibuk di dapur menyiapkan makan siang sambil bergosip ria dan curhat tentang kehidupan rumah tangga dan seputar anak hehehe.. pasti ya.. :)


Di awal perkenalan, anak-anak masih mencoba menyamakan sinyal tampaknya.
Ada Regina (1 tahun 9 bulan) dan Eibel (2 tahun 2 bulan) yang dengan bahasa spesial mereka bisa saling berkomunikasi dengan lucunya.
Ada Abimanyu (5 tahun 4 bulan), Elora (5 tahun 5 bulan), Gisel (4 tahun 10 bulan) yang mencoba mencari kegiatan yang cocok untuk mereka bertiga.


Setelah makan siang, anak-anak seolah recharge. Terutama yang lebih besar (Abi, Elora, Gisel)
Jadilah Papa Abi menciptakan petualangan bagi mereka bertiga. Petualangan ini dibagi menjadi 3 misi.
Misi 1: Mengumpulkan 10 jenis tanaman berbeda
Misi 2: Melihat kegiatan Anjing
Misi 3: Mengumpulkan sampah daun kering

Para petualang ini sangaaaaat semangat!
Saking semangat dan heboh, sampai lupa mengabadikan proses dan hasilnya.
Yang ada malah foto gaya anak-anak ini. Hahaha...
Mereka bertiga tak henti-hentinya bercerita ke orang tua masing-masing apa yang mereka alami di luar sana.
Dari nada lembut sampai lama-lama nadanya naik. Terbawa suasana deh.
Hidup para petualang!


Dalam perjalanan pulang, Gisel dan Abi pun masih sempat menanyakan misi selanjutnya.
Seolah pengalaman mereka hari ini menari-nari di otak mereka.
Seru ya nak? sepertinya perlu diadakan lagi nih...

Terima kasih yaaa Tante Dina dan Om Tony ...

-Tuhan Memberkati-