Thursday, August 28, 2014

Box Divider for Chargers

Seringnya melihat "keluarga" chargers ini saling bersangkutan membuat pandangan kurang sedap juga lama-lama. Aku coba googling cara sederhana dan bisa berkreasi sendiri (DIY) plus menggunakan bahan yang sudah ada atau bahan bekas (ceritanya hemat ya.. xixixi) untuk merapikan yang tak sedap tersebut.

Eh tertarik juga internetnya sama pancaran keinginanku (haish..).
Dalam hitungan detik aku mendapatkan link yang super keren. Pemilik blog ini salah satu di antara para blogger yang hebat yang mendedikasikan waktunya untuk mengikuti passion dan hobby di samping mengurus pekerjaan domestik sebagai ibu rumah tangga. Salut deh dengan orang-orang seperti ini.
Mereka juga sharing berbagai hasil dari kemampuannya berkreasi dan memberikan langkah-langkah yang jelas.

Singkat cerita, aku langsung jatuh hati dengan artikel beliau ini.
http://iheartorganizing.blogspot.com/2013/01/diy-cereal-box-drawer-dividers.html
Dan tentu saja memompaku untuk mencoba membuatnya dengan versiku sendiri.

Aku cari-cari kotak/box yang sudah tak terpakai, mengukur kebutuhan tempat charger, dan mengumpulkan kertas koran yang lumayan teronggok di bawah meja.

Alat dan Bahan yang diperlukan:
- lem atau solatip
- gunting atau cutter
- spidol dan penggaris
- kotak besar untuk alas
- kotak susu atau bebas untuk pembatas/divider
- kertas kado atau kertas koran

Cara pengerjaan:
- Ukur terlebih dahulu kotak sebagai pembatas disesuaikan dengan kotak besar sebagai alas
- Setelah terukur, potong-potong kotak yang digunakan sebagai pembatas menjadi beberapa bagian
- Kotak pembatas yang sudah dipotong lalu dilapisi kertas kado atau kertas koran
- Setelah rapi dan lem kering, kotak pembatas bisa disusun langsung ke dalam kotak besar
- Letakkan charger/barang lain yang akan dirapikan




Monggo kalau ingin mencoba..

-Tuhan Memberkati-

Tuesday, August 26, 2014

Worksheet: Urut Bentuk, Susun Bentuk, Mengenal Indra

Salah satu agenda hari Senin kemarin adalah mengerjakan Worksheet.
Aku membuatkan worksheet sederhana untuk Abi.
Ada 3 kelompok worksheet.

1. Urut Bentuk
Aku buatkan potongan bentuk (oval, segitiga, kotak). Lalu aku tuliskan petunjuk untuk urutkan bentuk itu dari kecil ke besar. Ngobrol dulu sama Abi untuk cek nama-nama bentuk, setelah itu Abi mengerjakan sendiri.

2. Susun Bentuk
Aku potong persegi dalam berbagai ukuran dari yang kecil, sedang, besar. Lalu aku minta Abi untuk membuat bentuk apapun yang terdiri dari potongan persegi yang ada. Aku ajak Abi untuk membayangkan dulu akan membuat bentuk apa. Dengan semangat Abi bilang: "mobil!"
Di tengah perjalanan, Abi bilang: "kayaknya bis aja deh.." :D

3. Mengenal Indra 
Aku pakai buku science activity Dora the Explorer. Kebetulan beberapa waktu lalu menemukan buku ini dan isinya cukup cocok. Kami mengerjakan 3 halaman. Mengenal wajah, lalu menggambarkan dimana letak mata, alis, hidung, dan mulut. Lalu berkenalan dengan tangan sebagai indra peraba dan perasa. Bahwa dengan tangan bisa merasakan panas dan dingin suatu benda. Mengenal fungsi tangan untuk mengangkat benda, dan bisa merasakan berat atau ringan.




-Tuhan Memberkati-

Friday, August 22, 2014

2nd Pregnancy - Week20

Beberapa waktu lalu, aku mendapat kejutan yang luar biasa membahagiakan dari teman lama yang sudah kuanggap seperti seorang kakak. Terima kasih ya Mba Mamiek.




Hadiah indah itu adalah Buku Gentle Birth Balance (GBB), karya brilian dari Bidan Yesie Aprilia. Beliau juga seorang Dosen, Penulis, Praktisi dan Trainer Gentle Birth, Hypnobirthing dan Water Birth. Juga penggagas Progam GBB dan pendiri www.bidankita.com.

Sungguh ajaib alam semesta ini.
Sebelum buku ini datang, saat itu aku dan Aji sempat bertandang ke TB Gramedia dan berkeinginan membelinya. Namun entah mengapa, kami sepakat untuk mengulurkan niat membeli itu.

Satu demi satu halaman segera kubaca dengan seksama.
Lonjakan hati muncul silih berganti. Seakan apa yang kucari belakangan ini tentang persalinan mulai terjawab.
Bahagia, Lega, Haru.. campur aduk menjadi satu.
Tak terkatakan betapa berterimakasihnya kami.



Kebiasaan menulis apapun yang kualami memang sudah sejak lama.
Dan di dalam buku ini, ternyata diingatkan kembali, bahwa melukiskan perasaan dan apa yang sedang dialami dalam kehamilan sangatlah berharga untuk Janin di dalam kandungan. 
Wow! merasa terdukung kembali untuk kesekian kalinya.

Saat ini, kehamilanku berusia 5 bulan (20 minggu). Artinya usia janin sekitar 18 minggu lebih.
Hasil USG bulan ini, kemungkinan besar adeknya Abi berjenis kelamin perempuan.
Terbayang kembali wajah Abi ketika mendengar langsung dari dokternya. Senyam-senyum sendiri.
Panjang tubuh kurang lebih 14 cm dan berat tubuh sekitar 275 gram. Tulang sudah nampak dan berkembang. Pergerakan sudah mulai sering terasa. Ketuban dan Plasenta dalam kondisi baik. Puji Tuhan, tumbuh dengan sehat.


Menurut informasi dari beberapa sumber tentang berat ideal janin, salah satunya disini:
Di usia 18 minggu - Perkiraan panjang janin 14.2 cm - Perkiraan berat janin 190 gram.
Di usia 19 minggu - Perkiraan panjang janin 15.3 cm - Perkiraan berat janin 240 gram.
Sepertinya termasuk dalam kategori normal jika dilihat dari data ini.
Terima kasih Tuhan.

Pentingnya membuat Diary Kehamilan yang tercantum di dalam buku GBB, membuatku kembali menggiatkan diri untuk mendokumentasikan obrolanku bersama si Adek. Berikut salah satu obrolannya.




Selain itu..
Sugesti positif juga sama pentingnya untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi kehamilan kita.
Di samping asupan energi dari makanan dan minuman yang ada di sekitar kita.
Banyak sekali pelajaran yang bisa didapatkan dari buku GBB ini. Terutama bagi para ibu hamil yang ingin merasakan indahnya persalinan normal dan merasakan hubungan spiritual yang mendalam dengan janin.


Semoga semuanya lancar, sehat, dan membahagiakan.


-Tuhan Memberkati-



KlubOASE: Pramuka - Fun Game

Kurang lebih 4 bulan kami terpaksa harus "istirahat" sejenak dari kegiatan KlubOASE.
Banyak agenda keluarga dan pribadi yang menyebabkan kami harus mengambil pilihan ini.
Senang rasanya bisa bergabung kembali dengan kegiatan seru di KlubOASE, yang salah satunya adalah Pramuka.

Hari Rabu, 20 Agustus 2014 kemarin adalah hari pertama Pramuka untuk Term ke-sekian (lupa).
Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 69, maka kegiatan Pramuka kemarin diisi dengan berbagai permainan seru. Kali ini kegiatan Pramuka diadakan di Rumah Budhe Ari di Kayu Putih.



Kami berangkat sangat awal, karena Papa ada urusan di daerah Kalibata jam 9.00. Sedangkan kegiatan Pramuka di Kayu Putih dimulai jam 10.00.
Mampir dulu di Rest Area sebelum Karang Tengah karena temu janji dengan salah satu keluarga homeschooler -Mba Moi & Mas Ichsan- yang terpaksa menitipkan anaknya -Fattah- yang ikut Pramuka juga, karena Mba Moi dan Mas Ichan ada urusan di dua tempat.

Cerita yang lengkap dari Mba Moi bisa dibaca disini.





Banyaknya yang hadir, membawa suasana temu kangen semakin meriah. Bahagia sekali.
Ada teman lama dan ada pula teman baru. Bertambah teman lagi.
Tidak hanya anak-anak yang heboh, tapi para orang tuanya juga.
  1. Sesi pertama, anak-anak berlatih berbaris dan memainkan game perkenalan.
  2. Sesi kedua, anak-anak bernyanyi sambil mengenal tepuk tunggal dan ganda (terutama bagi yang masih kecil).
  3. Sesi ketiga, mereka bermain dalam kelompok, berlomba membawa gelas plastik berisi air dengan menggunakan tali rafia yang dikendalikan oleh seluruh anggota kelompok (4-5 anak), kemudian meletakkan gelas isi air tersebut di garis yang telah disepakati tanpa jatuh.
  4. Sesi keempat, masih bermain dalam kelompok, namun lebih besar, mereka bergandengan tangan membentuk lingkaran kemudian menjalankan tali rafia yang telah dibentuk lingkaran melalui badan mereka.
Seru sekali melihat permainan mereka.
Setelah bermain, anak-anak istirahat sebentar. Makan snack dan minum.



Kebetulan ada yang berulang tahun, maka tiup lilinlah kami beramai-ramai.
Selamat ulang tahun ya Ali... Selamat ulang tahun juga Papanya Abimanyu :)



Setelah itu anak-anak melanjutkan kegiatannya berenang. Byur!
Sementara para orang tua saling sharing, obrol sana-sini, berbagi pengetahuan dan update informasi.
Berakhir dengan makan siang bersama dan pastinya... Beberes hehehe...

Terima kasih banyak Budhe Ari atas tempat indah yang disediakan untuk acara ini.
Dan makanan lezat yang juga dengan kerelaan hati dimasakkan untuk kami.
Puji Tuhan. Matur nuwun Gusti.

-Tuhan Memberkati-

Friday, August 15, 2014

Merangkai LASY

Berbeda dengan bentuk komponen LEGO.
LASY berbahan dasar plastik yang lebih keras dan bentuk umumnya seperti huruf H dan A dengan dilengkapi roda, penghubung (silinder pendek dan panjang, kotak pendek dan panjang), dan bentuk seperti pintu juga ada figurin.

Proses merangkai LASY juga berbeda dibandingkan dengan LEGO.
Bagi Abi saat ini sepertinya agak memerlukan usaha lebih :)
Beberapa hari Abi mencoba merangkai sendiri membuat sesuatu dari imajinasinya.
Akhirnya dia menemukan caranya sendiri dan sangat bangga dengan hasil rangkaian LASY ini.

Bagus kok Mas! Terus berusaha ya.
Yang paling membuat Abi bangga adalah hasil Pesawat di gambar paling kanan.



-Tuhan Memberkati-

Thursday, August 14, 2014

IXL K Level (1) - 40%

Abi sudah menyelesaikan 100% IXL Pre-K Level Bulan Juli lalu. Disini ceritanya.
Setelah itu kami menawarkan kembali ke Abi, apakah dia berminat untuk melanjutkan IXL atau tidak.
Ternyata dia bersemangat.

Maka di bulan berikutnya kami mengijinkan Abi untuk bermain IXL lagi.
Proses pembelajaran IXL tidak kami jadwalkan. Sesukanya Abi saja dan tanpa target.
Terkadang tidak bermain IXL selama beberapa hari, namun bisa juga Abi rutin bermain 2-3 hari selama 30 menit. Sempat terhenti juga sekitar setengah tahun. Karena banyak agenda di luar rumah termasuk pulang kampung ke Jogja selama 1 bulan dan IXL nya tidak diaktifkan. Hehehe...

Perkembangan Abi di IXL cukup baik.
Bulan ini Abi telah menyelaikan 2000 math problems di level K (Kindergarten) dan mencapai 40%.
Biasanya tema soal yang akan dikerjakan dipilih oleh Abi sendiri.
Lalu Abi akan minta aku menjelaskan bagaimana cara menyelesaikan soal di tema tersebut bila dia merasa kurang paham. Namun sebaliknya, jika sudah paham, Abi akan menegaskan.. "Begini kan Ma caranya?" .. atau .. "Aku sudah bener belum Ma?".

Ikut senang mengikuti Abi belajar bersama IXL, karena Abinya pun asyik sendiri.





-Tuhan Memberkati-

Monday, August 11, 2014

Belajar Sortir Baju

Belajar sortir baju merupakan proses belajar dalam keseharian Abi.
Secara rutin berkala kami melakukan kegiatan ini. Apalagi perkembangan fisik Abi sangat cepat.

Selain sortir baju, sebelumnya kami pernah berkegiatan sortir mainan.
Aku sendiri memaknai proses dalam kegiatan ini sebagai sesuatu yang positif. Sebagai contoh:

- Abi bisa belajar membuat keputusan baju mana yang sudah tidak cukup, baju mana yang kurang disukai lagi, baju mana yang masih cukup dan masih disukai.
- Abi bisa belajar memahami bahwa selain dirinya banyak anak-anak lain yang mungkin tidak memiliki baju yang cukup untuk melindungi tubuhnya. Abi belajar untuk berbagi.
- Abi belajar untuk mengetahui berapa banyak bajunya dan apakah perlu sebanyak itu atau tidak.
- Abi menjadi tahu bahwa lebih enak ketika lemarinya rapi sehingga mencari baju mudah.



Bukan Abi namanya kalo tidak mengisi kegiatan dengan selingan cekikikan.
Kecuali ketika suasana hatinya sedang kurang bagus hehehe..
Di sela-sela kegiatan sorti baju, Abi malah heboh jadi peragawan. Jadi deh ngakak terus berdua.
Karena memang ada beberapa baju yang perlu dipakai dulu untuk dirasakan sebagai dasar membuat keputusan akan dikemanakan baju tersebut.

Aku memilih jalan yang lebih panjang memang. Walaupun sebenarnya bisa saja aku langsung putuskan untuk meletakkan sebagian baju itu di kantong berbagi. Namun aku ingin tahu bagaimana Abi bereaksi dan berproses dalam kegiatan ini sebagai pembelajarannya.

Akhirnya 1 kantong berbagi telah penuh. Done!
Tinggal langkah selanjutnya, kapan-kapan mengajak Abi melipat baju.

-Tuhan Memberkati-