Thursday, June 25, 2015

Anindhita 5 mos

Anin sudah 5 bulan.
Bulan depan sudah saatnya menikmati MPAsi pertama.

Seru rasanya menikmati hari demi hari bersama Anin. Selalu sehat!
Itu yang kuamati sejak Anin lahir.
Dibawa kesana kemari, mondar-mandir ikut berkegiatan bersama kami dimana saja.
Kadang terpaksa titip sana titip sini sebentar, ketika kami ada tugas melayani.

Terima kasih ya Dek Anin.

Berat Anin saat ini sekitar 8 kg.
Panjang kira-kira 70 cm.
Normal sepertinya. :)

Sudah bisa berguling, sudah bisa teriak kencang baik menangis ataupun sekedar mengoceh saja.
Sudah mulai tarik rambut, tarik apa saja yang didekatnya. Sudah mulai menunjukkan ketertarikannya terhadap apa saja yang aku makan atau minum. Sudah mulai muter tidurnya seperti baling-baling.
Sudah mulai belajar tegak ketika didudukkan.

Paling suka gendong tegak. Paling suka digelitik leher dan ketiaknya.
Paling suka ngoceh papapapapa. Paling suka membuat bunyi brbrrbrbbr dan alhasil basah semuanya.

























Semakin hari semakin sehat bahagia sejahtera berkelimpahan
Terimakasih Tuhan Alam Semesta...


-Tuhan Memberkati-

Wednesday, June 24, 2015

Kapilaritas dengan Sawi Putih

Percobaan Kapilaritas memang selalu seru.
Pertama kali melakukan percobaan ini dengan tisu, media yang paling mudah untuk mengalami kapilaritas dan prosesnya bisa kelihatan.
Cerita Kapilaritas dengan tisu ada disini.

Sebulan lalu kami (aku, Abi, dan Dara) mencoba lagi melakukan percobaan kapilaritas ini dengan menggunakan setangkai bunga. Sebenarnya bunga yang diminta adalah Bunga seruni, krisan, atau krisantemum yang berwarna putih. Namun berhubung di sekitar rumah tidak ditemukan bunga jenis ini, maka Abi dan Dara mendapatkan bunga kamboja. (jauh ya.. hehe)

Walaupun mamanya sempat tidak yakin, tapi mari dicoba saja.
Abi dan Dara sudah tampak kegirangan. Langsung sibuk mengisi air di gelas dari botol bekas dan menuangkan cairan pewarna makanan.





Percobaan ini belum berhasil. Setelah ditunggu sehari semalam tidak ada tanda-tanda proses kapilaritas terjadi. Kami bertiga pun berdiskusi, kenapa tidak berhasil ya?
Kata mereka... Mungkin karena batang bunganya tidak kuat menaikkan air, mungkin karena air tidak bisa masuk ke batang, mungkin batangnya rusak.. hehehe...

Dari percobaan ini banyak yang dipelajari secara tidak langsung. 
Dan siap dengan percobaan lain, yang mana kali ini dengan sawi putih.

Pada sawi putih, proses kapilaritas sangat tampak. 
Abi bisa melihat bagaimana kemudian ujung daun sawi putih ini mulai tampak bercak warna sesuai dengan warna air dimana sawi tersebut ditempatkan.
Ada yang berwarna hijau, warna merah, dan warna ungu.
"Bagus ya!", kata Abi semangat.



Berhasil !!


-Tuhan Memberkati-