Kapilaritas dengan Sawi Putih

Percobaan Kapilaritas memang selalu seru.
Pertama kali melakukan percobaan ini dengan tisu, media yang paling mudah untuk mengalami kapilaritas dan prosesnya bisa kelihatan.
Cerita Kapilaritas dengan tisu ada disini.

Sebulan lalu kami (aku, Abi, dan Dara) mencoba lagi melakukan percobaan kapilaritas ini dengan menggunakan setangkai bunga. Sebenarnya bunga yang diminta adalah Bunga seruni, krisan, atau krisantemum yang berwarna putih. Namun berhubung di sekitar rumah tidak ditemukan bunga jenis ini, maka Abi dan Dara mendapatkan bunga kamboja. (jauh ya.. hehe)

Walaupun mamanya sempat tidak yakin, tapi mari dicoba saja.
Abi dan Dara sudah tampak kegirangan. Langsung sibuk mengisi air di gelas dari botol bekas dan menuangkan cairan pewarna makanan.





Percobaan ini belum berhasil. Setelah ditunggu sehari semalam tidak ada tanda-tanda proses kapilaritas terjadi. Kami bertiga pun berdiskusi, kenapa tidak berhasil ya?
Kata mereka... Mungkin karena batang bunganya tidak kuat menaikkan air, mungkin karena air tidak bisa masuk ke batang, mungkin batangnya rusak.. hehehe...

Dari percobaan ini banyak yang dipelajari secara tidak langsung. 
Dan siap dengan percobaan lain, yang mana kali ini dengan sawi putih.

Pada sawi putih, proses kapilaritas sangat tampak. 
Abi bisa melihat bagaimana kemudian ujung daun sawi putih ini mulai tampak bercak warna sesuai dengan warna air dimana sawi tersebut ditempatkan.
Ada yang berwarna hijau, warna merah, dan warna ungu.
"Bagus ya!", kata Abi semangat.



Berhasil !!


-Tuhan Memberkati-

Comments

Popular posts from this blog

2nd Pregnancy - Week30

Berkunjung ke Yayasan Sayap Ibu Bintaro

Garasi Mobil dari Kardus Bekas