Wednesday, September 30, 2015

MPASI Anindhita 6-8mos







Tiba saatnya Baby Anin mendapatkan makanan pendamping selain ASI untuk pertama kalinya di Bulan Juli kemarin. Sebelumnya aku mencari berbagai informasi tentang MPASI. Seolah kembali seperti pertama kali punya bayi. Maklum, sudah berlalu 6 tahun yang lalu yang mana saat itu Abi juga tidak aku handle secara langsung.


BULAN JULI

Oya, sejak berusia 6 bulan ini Baby Anin full ASI tanpa selingan sufor. Dan tidak mau menggunakan dot. Maunya langsung dari sumber ASInya. Hehehe..

Perjalanan MPASI perdana di usia Baby Anin 6 bulan berjalan dengan lancar.
Sebagai makanan awal, Baby Anin icip-icip raw juice yang biasa kami minum setiap pagi.
Menu raw juice berbeda-beda, terkadang pisang-wortel-apel-bayam-tomat atau pear-pepaya-tomat atau wortel-jeruk-pisang atau pisang-brokoli-wortel, dll. Selain itu bubur susu juga aku perkenalkan, tepung beras, biskuit bayi.

Pertengahan Juli kami mudik ke Jogja dalam rangka Lebaran. Agenda padat bersilaturahmi kepada sanak-saudara telah menanti. Ketika kami traveling, aku sediakan bubur instant cerelac.
Baby Anin paling suka regal dan raw juice. Sayangnya, regal menyebabkan sembelit dan pup menjadi lebih padat. Maka regal stop dulu.
Memang setiap anak berbeda. Dulu Abi suka dan cocok sekali dengan regal sebagai snack time nya.


BULAN AGUSTUS

Di bulan ke 7 ini Baby Anin mulai makan puree kentang, puree brokoli, puree bayam, puree labu, puree wortel. Raw juice buah tetap diperkenalkan atau kadang buahnya langsung seperti jeruk. Prosesnya lancar dengan sistem disuapi. Sementara itu ketidaktertarikan terhadap bubur instant mulai ditunjukkan.

Tanggal 11-13 Agustus, kami pergi Camping FESPER 2015 di Cibodas. Baby Anin kuat lho menjalani kegiatan sampai selesai. Menu MPASI selama camping adalah bubur cerelac, buah pisang/jeruk, dan biskuit milna.


BULAN SEPTEMBER

Tiba bulan ke 8. MPASI agak lebih bertekstur mulai kuperkenalkan. Misalkan pisang bukan dikerok tapi dilumatkan, nasi lembek dengan sayur dilumatkan, raw juice dan biskuit milna masih tetap.
Baby Anin mulai menolak bubur instant. Dan dia mulai tertarik sekali dengan apa yang masuk ke dalam mulut mamanya. Apapun itu.

Lebih banyak minum air putih, minta roti yang dimakan mama, doyan sama tahu bagian dalam, suka bubur ayam polos, nasi merah-sayur-lauk yang dilembekkan... Begitulah perkembangannya. Hehe..
Seolah menyiratkan "Aku uda bisa lho makan kayak mama walopun gigi belum tumbuh" >_<


Kondisi ini memudahkanku ketika kami traveling (lagi) dalam rangka Tour the Talent bersama OASE Backpacker Family tanggal 17-23 September kemarin. Perjalanan yang menguras tenaga dan pikiran baik antara aku dan Abi Anin, juga antara aku dengan teman seperjalanan dan para talent.
Mendapatkan banyak ilmu secara marathon. Fiuh...
Puji dan Syukur tiada tara atas segala yang terjadi, termasuk kondisi kami bertiga.








Sehat Bahagia dan Sejahtera ya Nduk Princess...
Mama Papa Mas Abi sayang Baby Anin...



-Tuhan Memberkati-

No comments:

Post a Comment