Anin Suka Menyanyi


"Panteeesssss.... kan mama papanya suka nyanyi..."
Begitulah reaksi spontan kebanyakan orang ketika mendengar Anin menyanyi.
Ya mungkin memang begitu. Sejak dalam kandungan, Anin kuajak mondar-mandir melatih paduan suara dan vokal grup di beberapa tempat. Dari latihan hingga tampil di acara pernikahan ataupun misa syukur. Bahkan sampai Anin lahir, masih juga digendong kemana-mana untuk bernyanyi.

Di usia 1 tahun, Anin menunjukkan kesukaannya pada musik melalui mata dan goyangan sederhana badannya. Dia akan terhenti sejenak dari kegiatannya ketika ada musik lalu bergoyang. Seolah merasakan "oh ada musik..." (menurutku sih).

Anin mulai menyanyi ala kadarnya menjelang usia 2 tahun dan sekarang ini sudah lebih lancar untuk lagu-lagu anak baik Indonesia maupun Inggris. Sebagian Anin belajar dari video youtube dan lainnya belajar dari kami.

Nada yang dinyanyikan Anin pun pas dengan lagunya. Ekspresi dalam bernyanyi jangan ditanya deh. Kadang berlebihan sampai alisnya naik-naik begitu. Kalau diminta untuk menyanyi lebih keras, mulutnya ikut mringis. Hanya saja. ketika lagunya bernada minor atau sedih, maka otomatis Anin akan gagal menyanyi dan memilih menangis. Hehe..

Anak-anak memang suka menyanyi pada dasarnya. Apalagi kita mengajak mereka dengan menyanyi disertai mimik muka yang heboh, pasti lebih suka. 
Membaca di https://paud-anakbermainbelajar.blogspot.co.id/2013/03/manfaat-menyanyi-untuk-anak.html, salah satu hal yang menarik adalah bahwa menyanyi ternyata sangat baik untuk kesehatan anak. 

Professor Graham Welch, seorang Profesor dari sekolah musik di Institut Pendidikan, Universitas London, Inggris, mengungkapkan: 
"bernyanyi ternyata merupakan kegiatan yang menyehatkan bagi seseorang"

Bernyanyi itu menyehatkan, karena :
  • Bernyanyi merupakan sebuah aktivitas senam yang mampu meningkatkan pasokan oksigen ke aliran darah di seluruh tubuh dan meningkatkan efisiensi sistem kadiovaskular (jantung), sehingga menyehatkan jantung.
  • Ketika bernyanyi aliran oksigen mengalir lebih lancar ke seluruh tubuh anak,  meningkatkan kemampuan refleks dan kewaspadaan anak.
  • Saat bernyanyi, hampir sebagian besar otot-otot di sekitar perut (diafragma) akan bekerja dan ini dianggap sebagai latihan yang sangat baik untuk otot tubuh bagian atas, termasuk latihan pernafasan dan latihan pada otot jantung dan paru-paru.
  • Dengan bernyanyi, ekspresi anak muncul, lebih lega dan semangat lagi. Aktivitas bernyanyi juga mampu menurunkan tingkat stres anak melalui kerja sistem endokrin tubuh anak yang berhubungan dengan perasaan merasa nyaman, hangat, dan lebih baik. 
  • Bernyanyi mampu membuat perasaan lebih baik karena dilepaskannya hormon endorfin ke seluruh tubuh saat anak bernyanyi dengan ceria, sehingga sangat baik bagi kesehatan psikis anak.
  • Di US Journal of Behavioral Medicine (berdasarkan studi di Universitas Frankfurt, Jerman) menyebutkan bahwa menyanyi dapat meningkatkan sistem imun tubuh. Para peneliti melakukan tes darah pada anggota kelompok paduan suara profesional di Frankfurt, tes darah dilakukan 60 menit sebelum dan sesudah latihan menyanyi. Dari penelitian tersebut, diperoleh bahwa konsentrasi imunoglobulin A, protein yang ada dalam sistem imun tubuh manusia yang berfungsi sebagai antibodi ternyata meningkat dengan signifikan selama kegiatan menyanyi berlangsung. Hal ini tentunya juga terjadi terhadap anak-anak, dengan kegiatan menyanyi mereka akan meningkatkan daya tahan tubuh mereka terhadap penyakit.

Selain itu, bernyanyi juga bermanfaat sebagai terapi. Terapi apa saja?
  1. Menyanyikan "vokal a" pendek misalnya "aahh" selama 2 – 3 menit dapat membantu mengusir kegundahan. Menyanyi akan melepaskan oksigen keseluruh tubuh, melepaskan hormon endorfin yang bisa memperbaiki mood.
  2. Menyanyikan "vokal e" panjang dapat menstimulasi kelenjar pineal, kelenjar yang mengontrol jam biologis tubuh manusia dan dapat meningkatkan kewaspadaan.
  3. Menyanyikan "vokal e" pendek dapat menstimulasi kelenjar tiroid yang dapat mensekresi hormon yang mengatur kecepatan sistem pencernaan dalam tubuh.
  4. Menyanyikan "vokal o" panjang di lautan dapat menstimulasi pankreas yang mengatur gula darah. Hal ini berarti menyanyi juga dapat menurunkan kadar gula darah.
  5. Menyanyikan "vokal double O" (O dua kali) dapat memperkuat imunitas dan mengaktifkan limpa yang mengatur produksi sel darah putih.

Wah, ternyata banyak sekali ya manfaatnya, tidak hanya untuk anak-anak namun juga untuk kita yang dewasa. Yuk kita bernyanyi!



Anin yang tidak tahan untuk tidak bergoyang saat mendengar lagu


Anin 2.5th menyanyikan Lagu "If You're Happy" sambil bergoyang


Anin 2th menyanyikan Lagu Topi Saya Bundar & Finger Family



-Tuhan Memberkati-


Comments

Popular posts from this blog

2nd Pregnancy - Week30

Berkunjung ke Yayasan Sayap Ibu Bintaro

Garasi Mobil dari Kardus Bekas