Sunday, July 30, 2017

Cooking Class STP Sahid


Memasak adalah salah satu dari berbagai kemampuan diri yang secara nyata akan ditantang dalam keseharian kita. Kemampuan memasak ini tidak perlu terfokus pada gender. Baik laki-laki maupun perempuan tidak ada salahnya untuk belajar memasak. Paling tidak kemampuan memasak yang paling mendasar, seperti merebus air, membuat telur, memasak nasi, memasak mie, menggoreng kentang, mengupas dan mengiris, mengocok dan mengaduk, dan teman-temannya.

Mendapat kesempatan untuk belajar memasak bersama seorang Koki Senior dari Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid sangat menarik. Kesempatan ini kutawarkan kepada Abimanyu, dan Abi mau mencobanya dengan alasan "kan aku suka makan.. hehe".
Kesukaan Abi untuk berwisata kuliner memang tidak perlu ditanya lagi. Suka sekali ketika diajak berpetualang dan ada mencoba makanan baru.

Program cooking class ini akan berjalan selama 10minggu dengan 1x ujian akhir.
Kelas dimulai sejak 15 Agustus 2017 dan berakhir pada 30 September 2017.
Materi yang diberikan dalam bentuk teori dan praktek.

Tampaknya dari sini Abi akan mendapatkan banyak pelajaran, tidak hanya tentang memasak.
Namun Abi memperoleh pengalaman untuk:
1. Bagaimana Abi bekerja sama dengan partner kerja (1 meja masak 2 anak) selama 10minggu
2. Bagaimana Abi mendengarkan instruksi dari Koki lalu mengaplikasikannya di meja masak
3. Bagaimana cara menyajikan makanan dengan baik termasuk alat-alat memasak
4. Konsistensi dan tanggung jawab Abi juga ditantang
5. Kemampuan untuk fokus/konsentrasi dan menahan sementara pikiran yang lain
6. Kemampuan motorik halus sangat ditantang juga
7. Bagaimana berinteraksi dengan orang lain yang lebih tua di dalam area "sekolah"
8. Abi belajar juga tentang ukuran dan satuan dan istila/kosa kata baru




Selain itu, ada 1 tugas sederhana yang diwajibkan untuk Abi, yaitu membuat worksheet 1 resep yang dilakukan di rumah. Dengan worksheet ini Abi secara otomatis belajar membuat portfolio untuk bidang memasak.
“...no one is born a great cook, one learns by doing.”
Julia Child, My Life in France


Begitulah kira-kira pepatah yang cocok dengan proses belajar Abi saat ini.
Selamat berpetualang dengan bahagia Mas.








-Tuhan Memberkati-


 

Thursday, July 27, 2017

Jakarta Aquarium Neo Soho


Ada destinasi wisata baru di Jakarta yang mirip dengan Sea World.
Jakarta Aquarium ini terletak di Neo Soho lantai Lower Ground (LG), Tanjung Duren, Jakarta  Barat. Bersebalahan dengan Mall Taman Anggrek dan Central Park.

Mengusung tema "swim down to the big aquarium", JA ini memberikan kemanjaan pada mata kita tentang berbagai macam hewan yang ada di laut. Banyak jenis ikan hias yang ditunjukkan di dalam aquarium besar, dengan desain sedemikian rupa mirip habitat aslinya.

JA buka setiap hari di jam 10.00 - 20.00 wib.
Harga Tiket untuk Reguler adalah Rp. 175.000,- dan Premium adalah Rp. 225.000,- baik untuk weekday maupun weekend.

Desain interior sangat keren dan indah. Membawa anak semakin semangat dan terpukau untuk mengenal hewan-hewan cantik ini. Keluarga Ikan Pari dan Ikan Hiu yang tampak jelas sekali di kaca akuarium membuat anak-anak betah berlama-lama memandangi mereka.
Satu lagi yang membuat anak-anak heboh adalah Ikan Kerapu Raksasa. 
Ada jellyfish yang memancarkan warnanya. Ada kuda laut juga, anemon, bintang laut.
Selain jenis ikan, JA mengajak kita juga untuk mengenal otter, iguana, landak, ular phyton, katak, dan masih ada beberapa hewan lain.

Lebih penasaran lagi anak-anak dibuatnya ketika melihat papan bertuliskan 5D.
Tak sabar pastinya mengajak ke sana, bahkan sampai 2x karena pengunjung tidak terlalu ramai. Seru mengikuti show 5D ini. Kita diajak masuk ke dasar laut yang dibuat animasinya oleh JA berdasar kondisi di lautan Raja Ampat.













Rekomendasi deh tempat ini.
Asyik untuk wisata keluarga ke sini.


-Tuhan Memberkati-